News

Dulu Kerap Kritik Kekuasaan, Rocky Gerung Kini Masuk Istana: Gua Berantas Maling yang Sembunyi Dibawah Meja Istana



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Dosen filsafat Rocky Gerung akhirnya buka suara mengenai keputusannya masuk ke lingkar Istana sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).

Rocky menjelaskan posisinya di lingkungan kekuasaan tidak berarti dirinya meninggalkan sikap kritis yang selama ini dikenal publik. Ia mengaku tetap memegang prinsip sebagai pihak yang menentang kekuasaan yang berlebihan.

Menurut Rocky, berada di dalam lingkar kekuasaan justru menjadi kesempatan untuk mengendalikan apa yang ia sebut sebagai surplus kekuasaan.

“Orang yang anti kekuasaan dia akan terus kasih kritik, nah gua masuk didalam kan sama aja kan, saya anti power yang obsesif, anti surplus kekuasaan,” ucap Rocky pada acara Podcast di Akbar Faizal Uncencored, Kamis (8/10/2026).

Rocky menilai kekuasaan yang berlebihan perlu dikendalikan karena dapat membuka ruang terjadinya penyalahgunaan kekuasaan, termasuk korupsi.

“Jadi gua di dalam untuk menghentikan surplus kekuasaan, apa bedanya coba. kekuasaan yang eksesif yang mustinya kita kendalikan, karena kekuasaan yang eksesif itu sumber dari korupsi,” ucapnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban Rocky terhadap kritik yang mempertanyakan konsistensinya. Selama ini, ia dikenal sebagai salah satu pengkritik kekuasaan dan kerap menyampaikan pandangan kritis terhadap pemerintah.

Rocky mengakui adanya pertanyaan mengenai sikapnya yang kini berada di lingkungan Istana, sementara dirinya juga dikenal menyuarakan isu antikorupsi.

“Makanya ada yang bilang loh lu rock ngomong soal anti korupsi tapi kok lu masuk istana, loh istana itu sarang korupsi. Nah gua masuk disitu ya untuk memberantas maling-maling yang sembunyi dibawah meja istana, yang ngumpet dibawah-bawah pohon beringin,” tegasnya.

(zak/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *