News

Anthony Budiawan Peringatkan Rupiah Bisa Tembus Rp22 Ribu per Dolar AS, Ini Pemicunya



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Prof Anthony Budiawan, memperingatkan bahwa nilai tukar rupiah terancam menembus Rp20 ribu per dolar Amerika Serikat.

Peringatan ini muncul setelah pasar saham Indonesia ambruk 11,6 persen pada Jumat (16/10/2026) akibat pengumuman MSCI yang membuka konsultasi penurunan status pasar saham Indonesia menjadi Standalone pada 15 Oktober 2026.

Dijelaskan Anthony, ambruknya pasar saham membawa konsekuensi serius, termasuk potensi kebangkrutan bagi pengusaha yang menjaminkan sahamnya untuk mendapatkan kredit.

“Pernyataan ini membuat pasar saham ambruk 11,6 persen pada Jumat, 16 Oktober 2026,” ujar Anthony kepada fajar.co.id, Senin (19/10/2026).

Ia juga menyinggung bahwa pasar saham masih terbakar pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks menyentuh 4911 pada pukul 09.38 WIB, terendah dalam 10 tahun terakhir di luar periode pandemi Maret-Oktober 2020.

“Ambruknya pasar saham Indonesia membawa konsekuensi serius. Hal ini bisa memicu kebangkrutan bagi beberapa pengusaha yang menjaminkan sahamnya dalam mendapatkan kredit,” tegasnya.

Rupiah Bisa Tembus Rp18.200 per Dolar AS

Anthony memproyeksikan bahwa penjualan saham oleh asing sejak Jumat lalu akan memicu capital outflow dan menekan rupiah. Mendekati akhir minggu ini, rupiah bisa tembus Rp18.100-Rp18.200 per dolar AS.

“Penjualan saham oleh asing sejak Jumat lalu akan memicu capital outflow dan menekan rupiah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pasar akan gonjang-ganjing tidak stabil selama periode konsultasi sampai 30 April 2027.

Dalam periode itu, indeks sulit bangkit. Investor asing cenderung melepas saham Indonesia sambil menunggu perbaikan tata kelola bursa.

Anthony mengutip perkiraan lembaga internasional UBS yang menyebut total potensi arus keluar bisa mencapai 19 miliar dolar AS dari dana pasif dan dana aktif. Jumlah ini hanya sekitar 13 persen dari kepemilikan asing di Indonesia.

“Sebagai gambaran, sepanjang 2026 sampai pertengahan Oktober, penjualan bersih asing mencapai sekitar 6 miliar dolar AS, sebelum pengumuman konsultasi penurunan kelas,” ungkapnya.

Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp459,3 Miliar Dolar AS

Anthony juga menaruh perhatiannya pada tekanan terhadap rupiah tidak berhenti pada saham. Investor asing juga memegang surat utang pemerintah dan instrumen BI. Krisis kepercayaan di bursa dapat menjalar ke pasar obligasi pemerintah dan Bank Indonesia.

“Total utang luar negeri Indonesia mencapai 459,3 miliar dolar AS pada Agustus 2026, sekitar 3,13 kali cadangan devisa sebesar 146,5 miliar dolar AS pada bulan yang sama,” jelasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *