Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Anjlok di Dua Tahun Pemerintahan, Saiful Mujani: Jarang Terjadi

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, menyebut tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada tahun kedua pemerintahannya berada di angka 45 persen.
Menurutnya, kondisi tersebut jarang terjadi karena tingkat kepuasan terhadap presiden pada dua tahun pertama pemerintahan biasanya masih berada di atas 70 persen.
“Dalam kasus presiden sebelumnya, bahkan Jokowi sekalipun, dua tahun pertama oke. Dua tahun pertama biasanya orang masih sangat semangat. SBY juga begitu. Pokoknya di atas 70 persenlah rata-rata,” kata Saiful Mujani, dikutip Selasa (20/10/2026).
Saiful menilai rendahnya tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo tidak terlepas dari sejumlah faktor, salah satunya kondisi ekonomi yang dirasakan semakin memburuk oleh masyarakat, meskipun pemerintah mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai sekitar 5 persen.
“Kondisi ekonomi kita tahun ini dibanding tahun lalu semakin memburuk. Apa arti 5 persen itu?” ungkapnya.
Menurut Saiful, angka pertumbuhan ekonomi 5 persen perlu dilihat berdasarkan kondisi dan kebutuhan Indonesia. Ia mempertanyakan apakah pertumbuhan tersebut sudah cukup untuk menjawab persoalan ekonomi masyarakat.
Ia juga membandingkan capaian pertumbuhan ekonomi tersebut dengan Amerika Serikat dan pemerintahan sebelumnya di bawah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Di sisi lain, Saiful menyoroti janji Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen serta berbagai program yang digadang-gadang memberikan layanan gratis kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan bagaimana janji-janji tersebut dapat diwujudkan.
Persoalan bahan bakar minyak (BBM) dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan.
Saiful turut mengkritik lemahnya pengawasan terhadap pemerintah. Ia menilai fungsi kontrol dari DPR belum berjalan optimal sehingga mekanisme checks and balances dalam pemerintahan perlu menjadi perhatian.
“Enggak ada itu DPR yang mempersoalkan itu. Justru politik ini karena sepi, gitu ya. Jadi, tidak ada kontrol terhadap pemerintah. Tidak ada checks and balances,” ujarnya.
Ia juga menyinggung Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang dinilainya terlalu aktif mengurusi urusan eksekutif.
“Dia (Dasco) kayak perdana menteri. Itu sudah menyalahi,” tuturnya.
Gerindra Klaim Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Tunjukkan Kemajuan
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyampaikan pandangan berbeda. Ia menyatakan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan kemajuan dalam memperkuat kemandirian nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Source link
