Modal Kemenangan sebelum Tantang Persebaya, Pengamat Ingatkan Soal Fokus dan Disiplin

PORTALUTAMA.NET,MAKASSAR — PSM Makassar akan menghadapi tantangan sulit di pekan keenam kompetisi Super League 2026/2027.
Tangangan besar itu datang ketika PSM Makassar harus berhadapan dengan tim Persebaya Surabaya
Di pertandingan tersebut, PSM Makassar akan berstatus sebagai tim tuan rumah saat berhadapan dengan tamunya itu.
Laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya ini akan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, pada Kamis (22/10/2026) mulai pukul 16.30 WITA.
Menghadapi laga ini, pengamat sepakbola Imran Amirullah menyebut kemenangan perdana di laga sebelumnya jadi modal bagi PSM Makassar.
Kemenangan perdana PSM Makassar di ajang Super League 2026/2027 ini didapatkan saat berhadapan dengan tim PSIM Yogyakarta.
Laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (16/10/2026), berakhir dengan skor tipis PSIM Yogyakarta 1-2 PSM Makassar.
Kemenangan inilah yang disebut Imran jadi modal berharga untuk menanyang tim tangguh seperi Persebaya Surabaya ditambah juga bermain dikandang.
“Dengan modal secara mental akan meningkat apa lagi di home,” kata Imran Amirullah kepada Fajar.co.id, Senin (19/10).
Dengan beberapa catatan yang menurutnya perlu untuk dicatat. Seperti para pemain yang harus fokus selama pertandingan.
“Menghadapi Persebaya, PSM harus lebih fokus,” tuturnya.
“Dan disiplin baik bertahan maupun menyerang support dan lebih kompak,” sebutnya.
Isu Boikot Laga vs Persebaya
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic memberikan responnya terkait adanya rencana boikot dari sebagian suporter.
Rencana boikot ini muncul menyusul performa PSM Makassar yang belum maksimal di ajang Super League 2026/2027.
Rencana boikot dari sebagian suporter PSM Makassar ini kabarnya akan dilakukan pada pertandingan pekan kelima saat menghadapi Persebaya Surabaya.
Merespon hal tersebut, pelatih PSM Makassar Darije Kalezic menilai ini sebagai langkah atau solusi yang kurang tepat.
Ia bahkan menyebut tuntutan tersebut tidak realistis, terutama karena tim sedang berusaha keluar dari periode sulit dan membangun kembali kekuatannya.
Adanya rencana boikot ini disebut Kalezic bertentangan dengan komunikasi yang sebelumnya telah dilakukan bersama kelompok pendukung.
“Saya kira ini adalah tuntutan yang sangat tidak realistis,” kata Darije Kalezic di sesi konferensi pers jelang laga hadapi PSIM Yogyakarta, Kamis (15/10) lalu.
“Perlakuan yang tidak realistis kepada tim ini,” tambahnya.
Selain beberapa hal yang sebelumnya disebut, adanya aksi boikot ini akan semakin diperparah dengan kerugian yang bisa saja didapatkan oleh PSM Makassar.
Source link
