News

Kaesang Tembus 10 Besar Capres SMRC, PSI: Itu Apresiasi dari Emak-emak Pasar!



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Nama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mencuri perhatian dalam rilis survei elektabilitas calon presiden (capres) terbaru.

Dalam simulasi semi terbuka yang dilakukan lembaga survei SMRC, Kaesang berhasil menembus jajaran 10 besar, bersaing dengan sejumlah nama politisi senior dan tokoh nasional.

Dilihat pada data yang diunggah oleh Direktur Media Sosial (Medsos) PSI, Dian Sandi Utama, melalui akun Instagram pribadinya @diansandiutama, terlihat bahwa posisi puncak elektabilitas masih dipegang oleh Dedi Mulyadi dengan perolehan 35,5 Persen.

Disusul Anies Baswedan (10,3 persen), Prabowo Subianto (9,8 persen), dan Gibran Rakabuming Raka (8,4 persen).

Di urutan kelima dan keenam ada Purbaya Yudhi Sadewa serta Ganjar Pranowo yang masing-masing meraih 5,0 persen.

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyusul dengan 2,1 persen, disusul Sherly Tjoanda Laos (1,8 persen), dan Mahfud MD (1,7 persen).

Nama Kaesang Pangarep sendiri berada di urutan ke-10 dengan perolehan elektabilitas sebesar 1,2 persen.

Meski terbilang kecil, posisi tersebut menempatkan Kaesang di atas sejumlah tokoh senior seperti Pramono Anung (1,0 persen), Erick Thohir (0,9 persen), hingga Khofifah Indar Parawansa (0,8 persen).

Angka Kecil yang Bermakna Besar

Menanggapi hasil survei tersebut, Dian Sandi mengaku sempat terkejut lantaran selama ini dirinya tidak pernah mendengar Kaesang berkeinginan untuk maju sebagai calon presiden.

“Sekian lama mendampingi Mas Ketum sebagai pasukan lapangannya, tidak pernah sekilipun saya mendengar beliau mengucapkan keinginan untuk menjadi seorang Presiden,” ujar Dian, dikutip fajar.co.id, Senin (19/10/2026).

Dian menyebut, fokus Kaesang selama ini murni untuk membesarkan partai.

“Kalimat yang sering diucapkannya hanyalah ‘perkuat struktur’ itu-itu terus diulanginya setiap waktu,” tukasnya.

Meski demikian, Dian merasa bangga karena nama Kaesang kini mulai diperhitungkan.

“Di bawah Bapak Mahfud MD, diatas Bapak Pramono Anung. Para senior di dunia politik yang juga telah malang-melintang di dunia birokrasi Indonesia,” ucap Dian.

Meskipun angka 1,2 persen merupakan angka yang sangat kecil dan tidak berarti apa-apa bagi para politisi senior, tapi Dian menegaskan bahwa itu bagian dari bentuk apresiasi dari mereka para emak-emak yang ditemui Kaesang.

“Ini bentuk apresiasi dari emak-emak yang disalami Mas Ketum di pasar, bapak-bapak yang dijumpainya ketika ada bencana dan pemuda-pemuda yang bersamanya ketika diskusi tentang olah-raga,” jelasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *