News

Baru 3 Hari Usai Tawuran Maut, Penyerangan Susulan Terjadi di Pasar Lelong Makassar



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Setelah sempat redam, penyerangan kembali terjadi di Pasar Tradisional Lelong, Jalan Rajawali, Makassar, oleh sejumlah pria pada Minggu (18/10/2026) pagi.

Dilihat fajar.co.id pada rekaman video amatir berdurasi satu menit 16 detik, sejumlah pria memaksa masuk ke area Lelong.

“Weh keluarko, Weh keluarko,” teriak salah seorang pria yang berusaha dihalau petugas Kepolisian.

Belum diketahui penyebab pasti penyerangan susulan ini. Tapi yang pasti, pada Kamis (15/10/2026) kemarin, di lokasi yang sama terjadi tawuran antarkelompok.

Satu pemuda bernama Aril alias Gimpe (22) meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam dalam tawuran tersebut.

Polisi Langsung Bubarkan Penyerangan

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Ahmad, yang dikonfirmasi membenarkan adanya penyerangan tersebut.

Hanya saja, Jafar belum memastikan apakah penyerangan tersebut ada kaitannya dengan tawuran maut sebelumnya.

“Langsung dibubarkan,” ujar Ahmad, Minggu pagi.

Mengantisipasi kejadian serupa terjadi, Jafar meminta masyarakat agar tidak terpancing hingga bisa mengakibatkan tawuran kembali bergejolak.

“Jangan ada terpancing dan berfikir atau berniat untuk membuat aksi balasan akibat akan merugikan diri sendiri dan keluarga,” Jafar menuturkan.

“Kalau bukan menjadi korban makan akan menjadi pelaku sehingga tidak ada manfaatn dan faedahnya,” kuncinya.

Sebelumnya, Polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap Aril alias Gimpe (22), pemuda yang meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam dalam tawuran di kawasan Pasar Lelong, Kecamatan Mariso, Makassar, kemarin.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku tindak pidana, siapa pun orangnya dan dari kelompok mana pun.

Penangkapan empat terduga pelaku tersebut dilakukan setelah tawuran yang menewaskan Aril. Mereka kini telah diproses hukum.

Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan Ditangkap

Arya mengatakan, kepolisian bergerak menindak pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.

“Jadi begini. Ini tawuran kan, kemarin begitu ada yang meninggal, kami sudah tangkap pelakunya tadi, 4 orang ya, pelaku pengeroyokan,” ujar Arya kepada awak media, Jumat (16/10/2026) malam.

Ia menegaskan, penindakan hukum akan diberlakukan tanpa membedakan kelompok yang terlibat.

“Ini artinya kami benar-benar tidak mentolerir ya, siapapun pelaku tindak pidana dari kelompok manapun, kita akan tindak,” tukasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *