Indonesia Akhirnya Juara Coach! Alfred Riedl Kembali Dikenang Usai Indonesia Juara

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Nama Alfred Riedl kembali menjadi perbincangan setelah Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sosok mantan pelatih Timnas Indonesia itu dikenang karena perjalanan panjangnya bersama skuad Garuda dan kegagalannya meraih trofi juara di dua final Piala AFF.
Momen tersebut salah satunya muncul melalui unggahan akun Instagram @selectapop.id. Dalam unggahan itu, foto mendiang Alfred Riedl disertai pesan yang mengenang perjuangannya bersama Timnas Indonesia.
“Coach. Kita akhirnya juara Coach!” tulisan dalam unggahan tersebut.
“Ini untukmu, tenang di sana,” sambungnya.
Unggahan tersebut juga mencantumkan nama dan tanggal kehidupan Riedl.
“Alfred Rield, 2 November 1949 – 8 September 2020,” tulisnya.
Alfred Riedl lahir di Wina, Austria, pada 2 November 1949. Sebelum menjadi pelatih, ia lebih dulu berkarier sebagai pesepak bola profesional dan bermain di posisi penyerang.
Kariernya sebagai pemain dimulai di Austria bersama FK Austria Wien. Pada usia 22 tahun, Riedl kemudian melanjutkan perjalanan ke Belgia dengan memperkuat Sint-Truiden.
Ia menghabiskan sejumlah musim di kompetisi Belgia, termasuk bersama Sint-Truiden, Royal Antwerp, dan Standard Liege. Riedl juga sempat memperkuat klub Prancis, FC Metz, sebelum melanjutkan kariernya di Austria bersama Grazer AK, Wiener Sportclub, dan VfB Admira Wacker.
Setelah pensiun sebagai pemain, Riedl beralih ke dunia kepelatihan. Ia menangani sejumlah klub dan tim nasional, termasuk Olympique Khouribga di Maroko, Al Zamalek di Mesir, serta Al Salmiya di Kuwait.
Nama Riedl kemudian semakin dikenal publik sepak bola Indonesia setelah dipercaya menangani Timnas Indonesia.
Riedl pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 2010. Ia langsung membawa skuad Garuda melaju ke final Piala AFF 2010.
Namun, Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia. Pada leg pertama final, Indonesia kalah 0-3 di Kuala Lumpur. Meski menang 2-1 pada leg kedua di Jakarta, Indonesia tetap gagal menjadi juara dengan agregat 2-4.
Setelah periode pertamanya berakhir, Riedl kembali menangani Timnas Indonesia. Ia sempat menangani tim yang dikaitkan dengan KPSI pada 2012 sebelum kembali menjadi pelatih kepala setelah konflik PSSI dan KPSI berakhir.
Pada Piala AFF 2014, Riedl kembali dipercaya menangani Timnas Indonesia. Namun, perjalanan Garuda terhenti di fase grup setelah Indonesia hanya mengoleksi satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Riedl kemudian kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 2016. Kali ini, ia kembali membawa skuad Garuda ke final Piala AFF.
Source link
