News

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, 19 Kapolda dan Puluhan Perwira Ikut Berganti, Ada Apa?



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pergantian pucuk pimpinan Polri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto diikuti perubahan besar di tubuh kepolisian.

Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada Kamis (1/10/2026), menggantikan Listyo Sigit yang telah memimpin Polri sejak Januari 2021.

Sehari setelah pelantikan, Polri kembali melakukan perombakan dengan memutasi dan merotasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah.

Rangkaian perubahan tersebut kemudian dibaca mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo sebagai momentum yang dapat berkaitan dengan gagasan radical break atau perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan.

Namun, penilaian tersebut merupakan analisis Gatot. Polri sendiri menyebut mutasi 88 perwira sebagai bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan organisasi, pembinaan karier, dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas.

Suyudi Resmi Gantikan Listyo Sigit

Suyudi resmi menjadi Kapolri setelah dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri.

Pada kesempatan yang sama, Komjen Pol Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Suyudi sebelumnya memiliki pengalaman di sejumlah jabatan strategis kepolisian. Ia pernah menjabat Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, hingga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Polri mencatat Suyudi merupakan lulusan Akpol 1994.

Sementara itu, Listyo Sigit tidak meninggalkan pemerintahan setelah tidak lagi menjadi Kapolri. Ia kemudian dipercaya menduduki posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Media Hub Polri menyebut Listyo menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026.

Serah Terima Panji Tribrata

Peralihan kepemimpinan kemudian dilanjutkan melalui serah terima Panji-Panji Polri Tribrata.

Prosesi tersebut berlangsung di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).

Dalam upacara tersebut, Listyo Sigit menyerahkan Panji-Panji Polri kepada Suyudi sebagai simbol peralihan kepemimpinan institusi kepolisian.

Dengan demikian, pergantian Kapolri tidak hanya berlangsung melalui pelantikan di Istana Negara, tetapi juga diteruskan dengan prosesi serah terima kepemimpinan di internal Polri.

Gatot Nurmantyo Sebut Momentum “Radical Break”

Pergantian tersebut menjadi perhatian Gatot Nurmantyo dalam perbincangannya bersama Hersubeno Arief di kanal YouTube Hersubeno Point yang tayang Jumat (2/10/2026).

Gatot mengaitkan pergantian pimpinan Polri dengan gagasan radical break, yakni perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *