News

PSI Soal Rocky Gerung Masuk Kekuasaan: Apakah Tetap Kritis, Sepertinya Tidak



PORTALUTAMA.NET – Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, mengomentari pelantikan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

“Inilah wajah asli dari politik. Dulu RG ini terkenal menjadi oposisi kritis pada kekuasaan, sekarang ia menjadi bagian dari kekuasaan,” kata Dedy, Sabtu (3/10/2026).

Ia mengibaratkan, Rocky Gerung dulunya penonton yang suka ngomel-ngomel dari luar arena, sekarang menjadi pemain dalam arena.

“Apakah dia akan tetap kritis, sepertinya tidak,” tuturnya.

Menurut Dedy, begitulah cara kerja struggle for power. Sebelumnya begitu bersemangat, ketika sudah masuk dalam lingkaran kekuasaan akan hilang dan ditelan oleh power itu sendiri.

“Tapi, bagaimanapun RG lebih dilirik daripada @msaid_didu atau @akbarfaizal68,” tandasnya.

Sebelumnya, Rocky Gerung buka suara soal tujuannya masuk ke lingkar Istana usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (2/10/2026).

Rocky menegaskan fungsi Wantimpres bukan untuk mengkritik, melainkan bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Kalau mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan,” ujar Rocky seperti dikutip dari Kompas TV.

Menurut Rocky, sikap kritis tersebut penting karena setiap kebijakan selalu melahirkan persepsi ganda di tengah masyarakat, ada yang positif dan ada yang negatif.

Ia menjelaskan Wantimpres memikul tanggung jawab untuk membedah persoalan kebijakan secara mendalam dengan mengandalkan kepekaan etis dan kapasitas individu setiap anggota dalam membaca arah dinamika publik.

“Tugas dewan adalah mengingat dan menimbang dan memutuskan, penetapannya ada pada presiden. Jadi kita membuat pertimbangan, user-nya adalah Bapak Presiden,” jelasnya.

Rocky mengungkap ada pesan khusus dari Presiden Prabowo bahwa Wantimpres punya kedudukan etis, bukan teknis. Artinya tidak mengurusi urusan operasional harian pemerintahan.

“Pesan khusus diberikan oleh Bapak Presiden bahwa Dewan Pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis. Apa itu kedudukan etis? Kemampuan untuk melihat ekses-ekses dari kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah dari kebijakan itu supaya sesuai dengan visi Presiden,” kata Rocky.

Ia menilai anggota Wantimpres perlu menjaga jarak dari hiruk-pikuk peristiwa konkret agar memiliki ruang kontemplasi dan evaluasi komprehensif.

Meski kini berada di dalam pemerintahan, Rocky mengaku sikapnya tidak berubah.

“Ya kan cuman pindah, saya cuman pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap, radical break. Udah,” tegasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *