News

Karhutla di Kalimantan Diketahui Berlangsung Sejak Februari, Pengamat Sorot Kedatangan Presiden Prabowo yang Terlambat



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Pengamat Kebijakan Publik, Gigin Praginanto menyorot tajam soal kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan.

Kedatangan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai kunjungan atas kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan.

Lewat cuitan di salah satu unggahan di akun media sosial X pribadinya, Gigin awalnya menyorot kedatangan Presiden Prabowo yang terlambat.

Dalam artinya, ia baru datang ke lokasi kejadian saat karhutla itu sudah berada di level sangat parah.

Gigin mengatakan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan ini sudah berlangsung sejak 2026 lalu. Dan sang Presiden baru datang di bulan Agustus ini.

“Prabowo baru datang setelah kebakaran hutan di Kalimantan sangat parah. Padahal kebakaran sudah mulai marak sejak Februari 2026. Ini namanya ‘pahlawan!kesiangan’,” tulis Gigin dikutip Fajar.co.id, Minggu (23/8).

Tak soal kedatangan yang terlambat dari Presiden Prabowo, kemudian yang disorotnya adalah ia langsung memimpin rapat.

Rapat yang dipimpinnya ini adalah soal penanganan Karhutla di Kalimantan ketika bencana.

Yang dipertanyakan kali ini adalah keberadaan dari Presiden Prabowo kemana saja selama ini karena kebakaran Karhutla sudah berlangsung sejak Februari.

“Presiden memimpin langsung rapat penanganan Karhutla di Kalimantan ketika bencana sudah sangat parah,” ujarnya.

“Selama ini presiden kemana saja mengingat Karhutla mulai marak Februari 2026,” tuturnya.

Sebelumnya, sepanjang Agustus 2026, kebakaran dan lahan di Kalimantan kembali meluas seiring datangnya musim kemarau. 

Kabut asap tebal menutupi sejumlah kota, sekolah diliburkan, dan warga terus bertanya apa penyebab kebakaran Kalimantan yang seolah berulang setiap tahun. 

Ribuan titik panas terdeteksi dari udara, sementara ribuan hektare lahan sudah terbakar di darat.

Warga di Palangka Raya mengaku siang hari terasa seperti malam. Jarak pandang menyempit, mata perih, dan sejumlah orang mulai terserang infeksi saluran pernapasan.

Petugas pemadam bekerja siang malam, tapi api di lahan gambut sering menyala kembali begitu matahari terbenam, seolah tidak pernah benar-benar padam.

(Erfyansyah/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *