News

Dugaan Militerisasi di Unhas Makassar Viral, Begini Penjelasan Pihak Kampus



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Viral di Media Sosial Instagram, dugaan militerisasi pada rangkaian PKKMB Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) menuai sorotan di media sosial.

Dilihat pada unggahan akun @unhas.distopia, pelaksanaan kegiatan yang turut dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko itu dipertanyakan.

Mahasiswa Diduga Kelelahan

Akun tersebut menyebutkan bahwa terdapat seorang mahasiswa baru diduga kelelahan setelah mengikuti kegiatan dari pagi hingga sore hari.

“Rektor Unhas membawa Pangdam beserta aparat militer masuk ke GOR Unhas, mahasiswa dipaksa turun saat sedang hendak bernyanyi. Yang paling parah ialah para mahasiswa Baru dilarang pulang dan ditahan berjam-jam dari pukul 06.00 mulai kegiatan hingga pukul 18.00 WITA hingga ada yang pingsan sampai ada yang menangis,” tulisnya.

Unhas Distopia juga menyinggung dugaan adanya peserta yang tetap diminta mengikuti kegiatan meski kondisi fisiknya sudah menurun.

“Ketika Maba yang kelelahan mencoba keluar, mereka dibentak dan diintimidasi aparat. Akibat penahanan paksa ini, banyak Maba yang berjatuhan dan pingsan di lokasi,” tambahnya.

Bukan hanya soal kondisi mahasiswa, keterlibatan Pangdam dalam kegiatan PKKMB turut dipertanyakan.

Akun tersebut menilai kehadiran unsur militer dalam kegiatan mahasiswa berpotensi memunculkan persoalan terkait militerisasi lingkungan akademik.

Kampus Keluarkan Klarifikasi

Kepala Sub Direktorat Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, mengatakan bahwa dugaan militerisasi yang beredar merupakan informasi yang keliru.

“Beredarnya informasi di media sosial mengenai dugaan pembajakan prosesi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin yang berlangsung di Gedung Olahraga JK Arenatorium Unhas adalah tidak benar,” ujar Ishaq dalam keterangannya yang diterima fajar.co.id, Kamis (13/8/2026).

Dikatakan Ishaq, apa yang beredar di Medsos tersebut merupakan pemelintiran informasi, bahkan disinformasi yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Setiap tahun Unhas menggelar PKKMB. Panitia selalu mengundang pimpinan Pemerintah Daerah, pimpinan TNI, dan pimpinan Polri,” ucapnya.

Adapun Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, kata Ishaq, dijadwalkan hadir pada 11 Agustus 2026, bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan PKKMB Unhas, untuk memberikan materi mengenai jati diri bangsa serta pembinaan kesadaran bela negara.

“Karena adanya agenda dan kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan, Pangdam XIV/Hasanuddin menunda kehadiran pada jadwal tersebut. Pangdam XIV Hasanuddin kemudian menyampaikan kepada pimpinan Universitas kesediaannya untuk hadir pada Rabu, 12 Agustus 2026,” ucapnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *