News

Anggarkan Sewa Mobil Dinas Rp19,95 Miliar, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Beber Alasannya



Fajar.co.id, Tangsel — Nama Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, kembali jadi perbincangan. Penyebabnya bukan program baru, melainkan angka anggaran berupa sewa kendaraan dinas Pemkot Tangerang Selatan untuk Tahun Anggaran 2026 yang mencapai Rp19,95 miliar.

Di tengah sorotan publik soal besarnya nilai itu, Benyamin akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan kebijakan menyewa kendaraan bukanlah hal yang baru muncul tahun ini.

Kenapa Disewa, Bukan Dibeli?

Menurut Benyamin, skema sewa sudah berjalan sejak 2023. Pemkot sengaja mempertahankannya karena dianggap lebih hemat dan praktis dibanding harus membeli armada sendiri.

Alasan utamanya sederhana: memangkas pos pengeluaran yang biasanya membengkak.

“Jadi efisiensinya akan banyak, sistem sewa ini lebih memudahkan bagi kita,” kata Benyamin usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang Selatan, pada Kamis (9/7/2026), seperti dikutip dari kompas.

Dengan sistem sewa, semua urusan teknis tidak lagi menjadi PR pemerintah. Mulai dari servis berkala, perbaikan, penggantian suku cadang, sampai asuransi, semuanya ditangani vendor.

Pemkot hanya perlu menyiapkan anggaran untuk operasional harian, terutama bahan bakar.

“Kita tidak perlu menganggarkan untuk pemeliharaan karena itu jadi tanggung jawab vendor. Kita hanya beli bensin saja,” jelas Benyamin.

Contoh Nyata: Mobil Lecet, Vendor yang Turun Tangan

Agar lebih mudah dipahami, Benyamin memberi contoh dari mobil dinas yang ia pakai sehari-hari, Toyota Kijang Zenix.

Ia bercerita mobil tersebut sempat lecet karena terserempet kendaraan lain. Namun Pemkot tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk perbaikan.

“Kasarnya kalau kita tabrakan pun, seperti kemarin mobil saya yang Kijang Zenix itu lecet sedikit keserempet, diperbaiki oleh vendornya kemudian dikembalikan,” ujarnya.

Baginya, kejadian itu adalah bukti nyata keuntungan sistem sewa. Jika kendaraan dibeli, maka setiap kerusakan kecil sampai besar akan jadi beban APBD. Dengan sewa, risiko itu beralih ke penyedia jasa.

Anggaran Naik Rp2 Miliar, Untuk 194 Mobil

Meski alasannya rasional, kenaikan anggaran tetap mengundang tanya. Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan atau RUP di LPSE Kota Tangerang Selatan pada laman http://data.inaproc.id, alokasi sewa kendaraan di Sekretariat Daerah tahun 2026 naik cukup signifikan.

Tahun ini angkanya Rp19,95 miliar. Jumlah itu naik sekitar Rp2,07 miliar atau 11,6 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp17,89 miliar.

Lalu untuk apa saja uang sebanyak itu?

Kepala Bagian Umum Setda Kota Tangerang Selatan, Herman Susilo, membeberkan rinciannya. Anggaran tersebut dipakai untuk menyewa 194 unit kendaraan dinas selama setahun penuh.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *