Asap Karhutla Masuk Jakarta hingga Jabar, Netizen: Hebohnya Kalau Sudah Masuk Jawa

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dikabarkan sudah sampai di Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat (Jabar).
Kabar itu ramai muncul di sejumlah media dan media sosial. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengonfirmasi adanya asap tersebut.
BMKG menyebut asap yang sampai di Jakarta, Banten, hingga Jabar berasal dari karhutla Kalimantan. Asap ini mulai terdeteksi pada Jumat (16/10).
Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, mengonfirmasi bahwa pergerakan asap tersebut terpantau langsung melalui pencitraan satelit pada Jumat pagi.
Dari citra sebaran asap wilayah Indonesia yang dirilis BMKG jam 10.00 WIB tadi ya, itu hasil deliniasi terdeteksi asap yang sudah masuk ke wilayah Banten, maupun Jawa Barat, ataupun di Jakarta sendiri,” kata Guswanto, Jumat (16/10).
Berdasarkan hasil garis putus-putus berwarna merah muda tampak mengelilingi sejumlah wilayah di Indonesia.
Sebaran asap terpantau membentang dari Kalimantan, Sumatra, sebagian Sulawesi, hingga menjangkau bagian pulau Jawa.
“Yang di sekitaran Kalimantan sama Sumatera, itu tersebar di Kalimantan, Sumatera, sama yang sedikit bagian ke Banten, Jawa Barat maupun DKI,” terangnya.
Meski begitu, BMKG menyebut fenomena tersebut mesti diawasi secara ketat.
Pasalnya, asap yang terdeteksi saat ini baru berada di lapisan atmosfer atas dan belum sepenuhnya turun ke permukaan daratan.
“Sehingga perlu dipantau terus, apakah konsentrasi yang di Jakarta ini benar-benar meningkat di permukaan, atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas,” pungkasnya.
Komentar Netizen
Kabar ini jadi buah bibir di media sosial. Ada yang menyebut kabar asap karhutla baru heboh ketika dampaknya sudah sampai Jawa.
“Ugh hebohnya kalau dah masuk jawa 😂 stay safe semuanya ya. Sedia masker, oxycan pribadi,” kata pengguna Instagram @aprilfirstm**n.
“Udah ke jawa baru ribut, Indonesia ni emang cuma jawa doang pulau lain cuma hiasan,” tulis @pathurrahmanph*s*.
Tak sedikit pula yang membandingkannya dengan nasib warga Kalimantan.
“Baru 1 hari aku yg di kalsel udh 3 bulan nih menghirup asap,” tulis pengguna Instagram @__moon,_n*a,.
“Baru berapa jaro aja panik kebayangkan kan di Kalimantan sama Sumatera sudah hampir mau 5 bln lebih menghirup asap,” tulis akun @siulin*rs.
(Arya/Fajar)
Source link
