Dirujak Gegara Gabung Istana, Ferdinand Hutahaean: Jangan Kira Kejar Uang, Rocky Gerung Itu Banyak Uang

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Politikus Ferdinand Hutahaean pasang badan membela Rocky Gerung yang belakangan ramai dikritik setelah menerima jabatan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Ferdinand menganggap tidak ada yang salah dengan keputusan Rocky Gerung menerima jabatan tersebut.
Ia menegaskan, sosok yang selama ini dikenal kritis justru akan lebih bermanfaat jika berada di dalam pemerintahan.
Ia pun mempertanyakan alasan Rocky terus menjadi sasaran kritik hanya karena memilih masuk ke lingkungan Istana.
Rocky Gerung Terus Dirujak
Ferdinand menyebut banyak pihak ramai membicarakan hingga mencibir Rocky Gerung setelah menerima jabatan sebagai Wantimpres.
“Semua orang membahas Rocky Gerung, membicarakan Rocky Gerung, mengutuk Rocky Gerung, memaki Rocky Gerung, membully Rocky Gerung hanya karena dia menerima jabatan sebagai Wantimpres,” ujar Ferdinand, dikutip fajar.co.id, Senin (5/10/2026).
Lanjut dia, publik semestinya tidak serta-merta menganggap keputusan tersebut sebagai sesuatu yang keliru.
“Apa yang salah dengan jabatan itu? Apa yang salah dengan Rocky ketika menerima jabatan itu?,” tukasnya.
Sebut Suara Rocky Lebih Berguna di Dalam
Ferdinand kemudian mempertanyakan apakah Rocky harus terus berada di luar pemerintahan hanya untuk mempertahankan citranya sebagai pengkritik.
“Maunya kalian Rocky itu hanya teriak-teriak di luar saja? Nalar berpikir macam apa itu? Rocky suaranya akan jauh lebih berguna di dalam daripada di luar,” tegasnya.
Kata Ferdinand, sikap kritis Rocky tidak otomatis hilang hanya karena kini berada di dalam pemerintahan.
“Ketika kekritisan itu tetap dipakai oleh Rocky Gerung di dalam, maka itu akan sangat berguna,” lanjut Ferdinand.
Minta Rocky Tidak Disebut Munafik
Ferdinand juga menanggapi pihak-pihak yang menilai Rocky Gerung telah berubah atau bersikap munafik setelah menerima jabatan tersebut.
Ia meminta para pengkritik Rocky menghentikan cibiran terhadap akademisi tersebut.
“Jadi kalian yang membully Rocky Gerung, menilai dia ternyata munafik, saya sarankan kalian berhenti koar-koar seperti tutut kereta api,” katanya.
Lebih jauh, Ferdinand mengatakan kehadiran Rocky di dalam pemerintahan justru diharapkan dapat memberikan pengaruh terhadap cara berpikir para pengambil kebijakan.
“Rocky Gerung itu dibutuhkan di dalam karena dengan semangat Rocky Gerung kita harapkan akan semakin banyak orang-orang yang berpikir nalar logis di dalam,” imbuhnya.
Baginya, Rocky tidak semestinya hanya dilihat dari keputusan menerima jabatan, tetapi juga dari kontribusi yang dapat diberikan ketika berada di dalam pemerintahan.
Source link
