NewsTechnology

Fitur Autofill Password di Chrome Android Bakal Dipersulit, Perlu Autentikasi Biometrik!


Fitur autofill atau isi otomatis password di browser Chrome memang sangat memudahkan pengguna, tapi ada potensi disalahgunakan. Google kini sedang menguji sistem yang meminta autentikasi biometrik sebelum Chrome mengisi password yang tersimpan. Dengan demikian nantinya pengguna mungkin harus memindai sidik jari atau wajah meski ponsel sudah dalam kondisi terbuka.

chrome autofill password

Fitur tersebut ditemukan pada Chrome Canary versi terbaru melalui opsi “Biometric reauth for password filling”. Saat diaktifkan, Chrome akan meminta verifikasi tambahan ketika pengguna memilih kredensial yang tersimpan. Dengan begitu, orang lain yang berhasil mengakses ponsel dalam kondisi unlocked tidak bisa langsung melihat atau menggunakan seluruh password yang tersimpan.

Bukan Pertama Kali Diuji

Google sebenarnya sudah menguji perlindungan serupa lebih dari setahun lalu. Namun, fitur tersebut kemudian menghilang sebelum sempat hadir di Chrome versi stabil dan kini kembali muncul di Chrome Canary. Kemunculannya lagi menunjukkan Google masih mempertimbangkan autentikasi biometrik sebagai lapisan keamanan tambahan untuk password autofill.

chrome autofill password_35

Konsepnya mirip dengan perlindungan password yang sudah tersedia pada beberapa aplikasi pengelola kredensial. Apple bahkan telah menggunakan Face ID atau Touch ID untuk mengamankan fitur Password AutoFill di perangkat iPhone. Bedanya, Google tampaknya ingin menerapkan verifikasi tersebut secara langsung ketika Chrome akan menggunakan password yang tersimpan.

Baca Juga: Smart Glasses Ini Proyeksikan Gambar Langsung ke Retina Mata?! • Jagat Gadget

Untuk saat ini, fitur tersebut masih sebatas pengujian dan belum tersedia bagi seluruh pengguna Chrome Android. Google juga belum mengumumkan kapan autentikasi biometrik ini akan masuk ke versi stabil. Jika nantinya dirilis, tambahan satu langkah ini bisa membuat password yang tersimpan jauh lebih sulit disalahgunakan ketika ponsel jatuh ke tangan orang lain. Menurut kalian perlukah autentikasi tambahan kaya gini?

Sumber



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *