Ramai Jadi Sorotan, Dedek Prayudi Beber Alasan Jokowi Pamer KTA di Bandung

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Langkah politik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memamerkan kartu tanda anggota (KTA), untuk menunjukkan dirinya telah resmi jadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih menuai sorotan hingga saat ini.
Banyak pihak mempertanyakan alasan untuk memamerkan KTA kepada kader PSI, padahal sudah satu tahun menjadi kader. Begitu juga, ada yang mempersoalkan kenapa Jokowi hanya berani tunjukkan KTA PSI, sementara saat diminta tunjukkan ijazah justru menolak bahkan mempidanakan pihak-pihak yang mempersoalkannya.
Merespons tanggapan negatif terhadap sikap Jokowi tersebut, PSI lantas memberikan penjelasan
“Kenapa baru sekarang KTA Pak Jokowi ditunjukkan ke publik saat Rakorda DPD PSI Kota Bandung digelar? đŸ¤”,” tulis PSI melalui akun media sosial resminya.
Dalam unggahannya itu, PSI menyertakan video yang memperlihatkan Kabid Litbang DPP PSI, Dedek Prayudi yang memberikan penjelasan tentang KTA Pak Jokowi sekaligus memaparkan pesan yang disampaikan Jokowi kepada kader PSI.
Dalam penjelasannya, Dedek Prayudi menyebut bahwa Jokowi sejak awal memang sudah memberikan PR (pekerjaan rumah), di mana ketika kader PSI menginginkan Jokowi bergabung dengan PSI, maka kader ditantang untuk merampungkan setidaknya 80 persen keterwakilannya di Indonesia atau sampai level kelurahan dan desa.
“Dan ketika Pak Jokowi mengumumkan pun itu di Jawa Barat, di Bandung, dan saat itu, Bandung baru saja merampungkan kewajibannya untuk melengkapi struktur sampai dengan tingkat desa garis miring kelurahan tadi,” kata Dedek Prayudi.
Karena itu, Dedek Prayudi menyebut saat rapat dengan kader PSI di Bandung, Jokowi memang sudah saatnya untuk mengumumkan bahwa dirinya resmi menjadi kader PSI.
“Dan sudah saatnya ya, sekali lagi sudah saatnya Pak Jokowi pada akhirnya mengumumkannya untuk kemudian memberikan semangat. Makanya kemarin itu di dalam pidatonya Pak Jokowi mengatakan oke sekarang sudah punya struktur tapi strukturnya harus hidup,” ujar Dedek Prayudi.
Dia menjelaskan, Jokowi menginginkan semua kader PSI untuk memahami bahwa politik itu harus dekat dengan realita kehidupan masyarakat, sehingga kehadiran struktur di level terkecil sama pentingnya.
Dedek Prayudi bahkan menyebut, kader PSI yang ada di level bawah merupakan ujung tombak partai, karena merekalah yang paling mengerti bau keringat rakyat, mereka yang paling mengerti realita kehidupan rakyat.
“Sehingga itu dia, kenapa pentingnya pertama memiliki struktur, kedua adalah struktur yang hidup dan bahwa Pak Jokowi mengumumkan sekarang itu adalah bagian dari strategi untuk menguatkan kader-kader kami di daerah,” jelas Dedek Prayudi.
Source link
