Sindiran Halus Anas Urbaningrum untuk Menhut: Jangan Fokus ke Arah Angin, Padamkan Titik Api!

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Mantan Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Anas Urbaningrum turut angkat suara dengan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan atau wilayah lainnya di Indonesia.
Respons Anas itu setelah munculnya video Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni yang memaparkan terkait kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia.
Anas menegaskan, sebagai warga negara Indonesia, upaya pemerintah dalam mengatasi kebakaran hutan tersebut patut mendapat dukungan.
“Kita dukung dan hargai kerja keras untuk mengatasi masalah karhutla ini,” kata Anas dikutip Rabu (2/9/2026).
Karena itu, Anas menitipkan saran agar pemerintah terutama pihak terkait yang terlibat dalam upaya pemadaman karhutla itu, agar melanjutkan kerja keras yang semakin terkoordinasi sehingga penanganan kebakaran bisa lebih efektif dan cepat teratasi.
“Saran:
Fokus saja untuk melanjutkan kerja keras dengan makin terkoordinasi, sistematis, masif dan terarah, sehingga makin efektif,” kata Anas.
Lebih lanjut, dalam menangani kebakaran hutan yang kini sudah sangat meresahkan, tidak hanya masyarakat Indonesia tapi juga negara tetangga, pemerintah tidak perlu memberikan penjelasan yang justru mengundang perdebatan.
“Tidak perlu dengan penjelasan yang mengundang potensi residual, seperti arah angin, asap tak beridentitas, atau sejenisnya,” katanya.
Masalah Bukan ke Mana Arah Asap
Menurut Anas, arah pergerakan asap bukan pokok masalah yang mesti jadi perdebatan, karena yang dituntut masyarakat adalah bagaimana titik api atau kebakaran tersebut segera dipadamkan.
“Asap ke arah manapun, bergerak atau tidak bergerak jauh, yang penting adalah bagaimana mengatasi titik apinya,” tandasnya.
Karena itu, Anas menegaskan bahwa saat ini dan tahun-tahun berikutnya, pemerintah perlu memikirkan dan menghadirkan solusi lebih baik sehingga kasus karhutla ini tidak menjadi masalah tahunan yang terus berulang.
“Untuk saat ini. Dan lebih penting agar tahun-tahun berikutnya keadaan menjadi lebih baik. Tidak menjadi “masalah tahunan” yang seperti selalu “jatuh ke lubang yang sama”,” imbuhnya.
Sementara itu dalam sebuah potongan video yang beredar, Menhut Raja Juli Antoni menyebutkan bahwa kebakaran hutan tidak hanya terjadi di wilayah Indonesia, tapi juga di wilayah Malaysia yakni Sarawak.
“Kebakaran itu tidak terjadi di kita saja. Di Sarawak itu juga terjadi kebakaran hutan. Cuma ini arah anginnya kebetulan memang. Asap anggak ada KTP, jadi tetap saja kita akan berjuang,” kata Raja Juli.
Tantang Keberanian Presiden Prabowo
Source link
