News

Terseret OTT KPK, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Diduga Terlibat Pengondisian Maba



PORTALUTAMA.NET, PURWOKERTO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto dan mengamankan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq, Kamis (20/8/2026).

“Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (21/8/2026).

Budi menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan pengondisian penerimaan mahasiswa baru (maba).

“Terlebih dugaan korupsi terjadi saat proses awal penerimaan. Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang yang semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa,” ujar Budi.

Harta Kekayaan Rp3,1 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan 19 Maret 2026 untuk periodik 2025, Akhmad Sodiq tercatat memiliki total harta kekayaan Rp3.124.541.326.

Aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan senilai Rp2,5 miliar. Rinciannya, tanah 505 m2 di Kabupaten Banyumas senilai Rp1,3 miliar, tanah 1.051 m2 senilai Rp395 juta, tanah 1.129 m2 senilai Rp510 juta, dan tanah serta bangunan 1.050 m2 senilai Rp295 juta. Seluruhnya merupakan hasil sendiri.

Selain itu, ia melaporkan memiliki 3 unit motor dan 2 unit mobil senilai Rp285 juta. Harta bergerak lainnya Rp463,9 juta, kas dan setara kas Rp49,9 juta, serta harta lainnya Rp3,29 miliar. Ia juga tercatat memiliki utang Rp175 juta.

Profil dan Rekam Jejak

Akhmad Sodiq menjabat sebagai Rektor Unsoed periode 2022-2026 setelah terpilih pada 24 Maret 2022. Sebelumnya ia adalah Wakil Rektor Bidang Akademik.

Ia menyelesaikan S1 di Unsoed, S2 di Der-Georg August Universitaet Goettingen Jerman, dan S3 di Universitat Kassel.

Di luar kampus, ia aktif di sejumlah organisasi. Di antaranya Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU), Pengurus Cabang NU Kabupaten Banyumas, Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah, dan Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) Jawa Tengah.

Sejumlah penghargaan pernah ia raih, seperti Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2017 dan Unsoed Award Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Sempat Jadi Sasaran Demo Mahasiswa

Pada 22 Juni 2026, Akhmad Sodiq sempat menjadi sasaran unjuk rasa mahasiswa Unsoed. Mahasiswa memprotes keputusan rektor yang mengirim mahasiswa untuk mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Indonesia Timur dalam rangka cek program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemberangkatan itu dinilai tidak merepresentasikan sikap mahasiswa terkait program MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menanggapi hal itu, Akhmad Sodiq menyatakan kampus menerima surat resmi dari Sekretariat Wakil Presiden berisi penunjukan mahasiswa untuk mengikuti agenda tersebut. (elva/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *