Polisi Halangi BEM UI Demo, Palti Hutabarat: Modal Ngotot Aja Ya Beginilah, Padahal Tinggal Diatur Saja Biar Sama-sama Enak

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), mendapat sorotan luas masyarakat tanah air.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah sikap aparat kepolisian yang dikomandoi Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung yang mencoba menghalangi atau melarang mahasiswa melanjutkan demonya.
Sikap polisi yang melenceng dari tugas sejak awal dia dikerahkan itu memicu perdebatan sengit antara mahasiswa dan polisi. Padahal, aparat kepolisian itu dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi demo agar berjalan aman dan damai, bukan diperintahkan untuk turun menghalangi para pengunjuk rasa.
Merespons sikap berlebihan kepolisian itu, aktivis sosial, Palti Hutabarat angkat suara. Dia menyesalkan sikap polisi yang menghalangi aksi demo para mahasiswa tersebut. Apalagi, mereka hanya akan menyampaikan aspirasi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Palti Hutabarat menilai, sikap polisi yang mencoba menghalangi aksi demo mahasiswa itu sebagai bentuk kengototan polisi dalam menilai demo mahasiswa.
Yang dia sesalkan ketika demo yang dilakukan masyarakat dari kalangan yang pro pemerintah, polisi bisa mengawal dengan baik. Sementara aksi demo yang menyoroti kebijakan pemerintah justru dianggap sebagai musuh yang harus dihadapi dengan otot.
“Modal Ngotot aja ya beginilah.. Padahal tinggal diatur saja biar sama-sama enak.. Ini giliran yang pro kalian kasih ijin,” kata Palti Hutabarat.
Mestinya kata dia, aparat kepolisian yang tugasnya menjaga keamanan dan pengayom masyarakat, tetap bersikap adil ketika harus mengawal aksi demo mahasiswa yang memilih menyoroti kebijakan pemerintah.
“Bersikap adilah sejak dalam pikiran dan kalian itu harusnya menganggap semua orang sama, bukan mengijinkan yang pro dan menghalangi yang kontra,” imbuhnya.
Sebelumnya, ribuan mahasiswa yang tergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menggelar demo bertajuk Merebut Kemerdekaan, dengan titik kumpul di Bundaran HI.
Para mahasiswa itu sempat bersitegang dengan aparat kepolisian yang dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi. Ketegangan terjadi ketika para petugas keamanan melarang mahasiswa yang demo hendak menuju Bundaran HI.
Bahkan Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra bersama mahasiswa lainnya terlibat perdebatan sengit dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung.
Para mahasiswa ini membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Dalam aksinya tersebut, para mahasiswa membawa delapan tuntutan utama. Salah satu yang disoroti adalah praktik korupsi yang masih merajalela, harga bahan pokok yang mahal, hingga program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Source link
