Sampaikan Permohonan Maaf ke Masyarakat Indonesia, SBY Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara HUT RI di Istana

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak hadir dalam upacara peringatan HUT RI le-81 di Istana Negara, Jakarta pada 17 Agustus 2026.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat mengonfirmasi SBY tidak sedang berada di Indonesia. Kini berada di Amerika Serikat (AS) untuk berobat.
“Dari RS Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, Amerika Serikat, pak @SBYudhoyono mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-81 tahun,” kata Jansen mendunggah video SBY, dikutip dari akun X pribadinya, Selasa (18/8/2026).
Jansen juga membeberkan alasan SBY berada di luar negeri. Dia menyebut ada hubungannya dengan kesehatan.
“Tahun ini pak SBY tidak bisa hadir merayakannya di Istana cq di dalam negeri, karena tengah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, sebagai tindak lanjut pasca operasi prostate yang beliau lakukan di tahun 2021,” terangnya.
SBY baru akan pulang ke Indonesia bulan depan, September 2026.
“Rencananya pak SBY akan kembali ke Tanah Air di awal September 2026. Dirgahayu Republik Indonesia.
Diberikan kesehatan terus untuk pak SBY,” ucapnya.
SBY Minta Maaf
SBY sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia karena tidak dapat menghadiri peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Tanah Air lantaran menjalani pemeriksaan kesehatan di Amerika Serikat.
SBY menyampaikan permintaan maaf tersebut melalui video ucapan HUT RI yang direkam di Rochester, Amerika Serikat, dan diunggah melalui akun Instagram resmi @aniyudhoyono, Minggu.
“Teman-teman yang ada di Tanah Air saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini, di hari yang bersejarah dan membahagiakan bagi Bangsa Indonesia. Saya ingin mengucapkan Dirgahayu Indonesia,” kata SBY.
SBY mengatakan hingga akhir Agustus 2026 dirinya masih berada di Rochester untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Mayo Clinic sebagai tindak lanjut setelah menjalani operasi prostat pada 2021.
“Saya secara pribadi meminta maaf tidak bisa ikut merayakan di Tanah Air, tidak juga bisa menghadiri pidato kenegaraan Presiden Prabowo. Sekaligus juga dalam memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan di Istana Merdeka sebagaimana yang saya lakukan tahun-tahun kemarin,” ujarnya.
Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan sesuai rekomendasi Tim Dokter Kepresidenan yang merawatnya, termasuk pemeriksaan lanjutan di Mayo Clinic.
“Insya-Allah bulan September saya sudah kembali ke Tanah Air. Dan Tim Dokter Kepresidenan yang merawat kesehatan saya menganjurkan di samping pemeriksaan di dalam negeri juga dilaksanakan di Mayo Clinic. Karena saya pernah menjalani operasi pengangkatan prostat pada tahun 2021, dan setiap tahun dilakukan pemeriksaan,” katanya. (Arya/Fajar)
Source link
