Anas Urbaningrum Kritik Purbaya yang Jawab Enteng Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Ini Urusan Penting

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Eks Bendahara Umum Partai Golkar Anas Urbaningrum mengkritik respons Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait jawabannya soal utang Whoosh.
Purbaya diketahui menjawab dengan Guyon. Namun menurut Anas, perkara utang negara sangat penting karena dipikul rakyat.
“Ini urusan penting. Soal utang yang musti ditanggung negara, dipikul oleh rakyat,” kata Anas dikutip dari unggahannya di X, Kamis (10/10/2026).
Dia menilai jawaban Purbaya tak patut. Menurutnya, pembahasan utang bukan lah bahan candaan.
“Sama sekali tidak bisa dianggap enteng. Kurang patut direspons dengan gaya guyonan. Sebab perihal ini sama sekali bukanlah bahan candaan,” ujarnya.
Anas menyarankan Purbaya lebih disiplin.
“Maaf, Pak Menteri. Saran: disiplin dalam pernyataan adalah pilihan yang sesuai dengan kedudukan dan tugas Menkeu,” ungkapnya.
“Apalagi beban utang masih sampai 80 tahun lagi. Sekadar saran,” sambung Anas.
Pernyataan Purbaya
Pernyataan Purbaya tersebut disampaikan saat wawancara dengan jurnalis di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Mulanya, Purbaya mengungkap utang Kereta Cepat Whoosh bakal dicicil 80 tahun. Tiap tahun Rp1 triliun.
“Berarti kan total utang besar, tapi di-stretch 80 tahun sudah direstrukturisasi,” kata Purbaya.
Dia menjelaskan, tenor cicilan sebenarnya ada yang cicilan per tahunnya sebenarnya ada yang tinggi dan rendah.
“Cicilannya Rp1 triliun atau sedikit di bawah Rp1 triliun dari tahun ke tahun. Ada yang tinggi, ada yang rendah, tapi kalau kita lihat, ‘oh masih bisa lah’,” terangnya.
Namun yang pasti, masa 80 tahun, menurutnya bisa saja dirinya sudah mati sebelum lunas.
“(Tenor cicilan) 80 tahun saya dengar kemarin, makanya hebat juga tuh. Iya kita sudah mati, santai saja,” imbuh Purbaya
(Arya/Fajar)
Source link
