News

Ekonom UI Ungkap Skor Kemerdekaan RI: Selamat Hari Kemerdekaan untuk Indonesia yang Belum Merdeka Sepenuhnya



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Ekonom Universitas Indonesia (UI), Berly Martawardaya mengungkap skor kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Berdasar dari data lembaga Freedom House.

“Selamat Hari Kemerdekaan ke 81 untuk Indonesia yang Belum Merdeka Sepenuhnya (Partly-Free),” tulis Berly dikutip dari unggahannya di X, Senin (17/8/2026).

Dia mengungkapkan, di momen ini kerap digunakan untuk refleksi apakah Indonesia sudah merdeka atau belum. Tapi menurutnya, yang perlu dipertanyakan ialah seberapa besar kemerdekaan.

“Daripada gunakan momen ini untuk bertanya apakah Indonesia sudah merdeka, geser sedikit menjadi berapa besar kemerdekaan kita,” ucapnya.

Karenanya, ia merujuk data dari Freedom House untuk menjawab pertanyaan tersebut.

“Freedom House adalah lembaga yang sudah mengeluarkan skor kemerdekaan lintas negara dengan gunakan metodologi ilmiah dan data empiris sejak 1972,” ucapnya.

Tahun ini, Freedom House memberi skor 56 untuk Indonesia.

“Pada rilis tahun ini yang gunakan data 2025, Indonesia mendapat skor 56 yang berada pada katagori merdeka sebagian (partly free) dan dibawah rata-rata global,” terangnya.

Angka itu di bawah rata-rata global.

“Secara ranking dan skor, Indonesia di bawah tiga negara berkembang G20 (Afrika Selatan, India, dan Brasil) serta negara tetangga Filipina,” ungkapnya.

Meski begitu, lebih tinggi dibanding sejumlah negara tetangga.

“Tapi Indonesia secara ranking dan skor juga di atas Malaysia, Thailand, Vietnam dan China yang tidak sering kita kalahkan,” ucapnya.

Berly juga memaparkan rincian datanya.

“Rincian skor Indonesia: Hak Politik (Political Rights) mendapat 28/40 dan Kebebasan Sipil (Civil Liberties) mendapat 28/60,” imbuhnya.

Dia penasaran, tahun depan skor Indonesia akan bertambah atau berkurang.

“Apakah skor dan ranking Indonesia akan naik tahun depan dengan gunakan data 2026?” pungkasnya.

Data Freedom House

Grafik Freedom Index 2026 dari Freedom House tersebut membandingkan skor kebebasan sejumlah negara berdasarkan data 2025. Skor menggunakan rentang 0–100, dengan angka yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kebebasan yang lebih besar.

Afrika Selatan berada di posisi teratas dalam perbandingan tersebut dengan skor 81. Negara itu menjadi satu-satunya yang memperoleh skor di atas 80.

Brasil menempati posisi kedua dengan skor 73. Selisihnya cukup jauh, yakni delapan poin dibanding Afrika Selatan.

India berada di urutan berikutnya dengan skor 62. Angka tersebut sedikit berada di atas rata-rata kebebasan global yang ditunjukkan grafik, yakni sekitar 60.

Filipina mencatat skor 58, atau dua poin di bawah rata-rata global. Posisi tersebut menempatkannya di bawah India dalam perbandingan negara-negara pada grafik.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *