Viral Surat Dinas Kunker ke New York saat Piala Dunia Berlangsung, Kementerian PU Bentuk Tim Cari Pembocor

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mengambil langkah tegas terkait beredarnya surat dinas perjalanan Menteri PU ke New York, Amerika Serikat, yang viral di media sosial baru-baru ini.
Pihak kementerian mengonfirmasi telah membentuk tim investigasi untuk memburu oknum yang membocorkan dokumen internal tersebut.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Apri Artoto, menegaskan bahwa penelusuran intensif sedang dilakukan guna mengetahui sumber utama kebocoran surat dinas tersebut.
“Kami tengah mencari dan membentuk tim investigasi guna mencari tahu sumber kebocoran surat dinas Menteri PU yang viral di media sosial,” ujar Apri dalam keterangannya yang dilansir dari tayangan Liputan 6.
Sanksi Tegas Menanti Internal Pegawai
Apri menambahkan, jika dari hasil investigasi terbukti bahwa kebocoran dokumen dilakukan oleh pihak internal atau pegawai Kementerian PU, pihaknya tidak akan segan untuk menjatuhkan sanksi. Kendati demikian, jenis sanksi yang akan diberikan masih akan dikaji lebih lanjut sesuai tingkat pelanggarannya.
“Jika ditemukan kebocoran dari internal pegawai Kementerian PU, maka pihaknya akan memberikan sanksi, meski belum dipastikan sanksi yang diberikan apakah ringan, sedang, atau berat,” jelasnya.
Surat dinas yang memicu polemik di jagat maya tersebut menjadi sorotan lantaran mencantumkan nama anak dari Menteri PU, Doddy Hanggodo, dalam daftar rombongan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat. Terlebih keberangkatan itu masih berbarengan dengan jadwal piala dunia 2026 yang berlangsung di Negeri Paman Sam
Sebelum langkah investigasi ini diambil, Apri Artoto telah memberikan klarifikasi resmi mengenai hal tersebut. Ia memastikan bahwa keberangkatan anak Menteri PU sama sekali tidak membebani anggaran negara.
“Anak Menteri PU akan menggunakan dana pribadi menteri dan tidak menggunakan dana APBN,” pungkas Apri meluruskan tudingan miring yang beredar di masyarakat.
Netizen: Sadar Diri Pak
Tindakan Kementerian PU tersebut mendapat sorotan tajam dari warganet di media sosial. Banyak netizen yang mengkritik keras perlakuan Kementerian terhadap ASN yang ingin transparan ke publik.
“Koq mau cari sumber siapa yg nyebar nota dinas? bapak pakai uang negara utk sekeluarga,, tau gak pak ASN Daerah banyak banget potongan2, dibalik kata EFISIENSI, tapi yg Pemerintah Pusat gak kira2 pakai DANA,, SADAR DIRILAH PAK,” tulis akun @dant*** membalas postingan akun @infopnsdanpppk di Instagram yang membahas isu tersebut, Sabtu (11/7/2026).
“Lah knp dicari harusnya yg dsanksi ya menterinya karena udah make fasilitas negara seenaknya,” ujar akun @itsme***.
Source link
