News

Guntur Romli Semprot Sudaryono: Alih-alih Berbenah, Malah Tabuh Genderang Perang ke Korban MBG



PORTALUTAMA.NET – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menuai kritik usai pernyataannya terkait kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kritik itu datang dari Politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli. Ia menyayangkan sikap Sudaryono yang justru menyalahkan banyak pihak atas ramainya isu keracunan MBG.

“Soal keracunan MBG, kenapa Sudaryono malah menyalahkan orang tua, guru, wartawan, LSM, dan ideologi politik, padahal dia sendiri orang partai politik?” kata Guntur, dikutip Sabtu, 19 September 2026.

Menurut Guntur, pernyataan Sudaryono bukan solusi, melainkan pengalihan isu. Ia menyebut pola tersebut sebagai deflection dalam teori propaganda klasik.

“Dalam teori propaganda klasik, ini yang disebut deflection alias pengalihan isu. Sudaryono mau menggeser isu keracunan MBG ke isu ada pihak-pihak yang sengaja menciptakan isu keracunan itu,” jelasnya.

Guntur menilai, alih-alih melakukan pembenahan internal, Kepala BGN justru menabuh genderang perang kepada pihak yang seharusnya menjadi perhatian.

“Alih-alih mau berbenah diri, Sudaryono malah menabuh genderang perang terhadap pihak yang sebenarnya menjadi korban,” tegasnya.

Sebelumnya, Sudaryono menyebut isu keracunan MBG dibesar-besarkan oleh oknum dengan motif ideologis politis.

“Satu, adalah ideologis, ini masalah urusan politik. Nomor satu. Yang ramein gurunya, yang ramein orang tua siswanya, yang ramein adalah wartawannya, yang ramein adalah orang-orang oknum yang LSM dan lain sebagainya, itu ideologis politis,” klaim Sudaryono.

Padahal, BGN sendiri mengakui bahwa prosedur keamanan pangan mewajibkan pihak dapur dan pengawas gizi untuk mencicipi makanan terlebih dahulu sebelum didistribusikan.

(Erfyansyah/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *