Terkesan Merendahkan Para Pakar yang Kritik Pemerintah, Prabowo: Saking Pinternya Jadi Goblok

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras bahkan menjurus merendahkan sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar.
Sindiran tersebut disampaikan Prabowo saat menegaskan tekadnya untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan memastikan tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kelaparan maupun kekurangan gizi.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam.
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan dirinya ingin melihat Indonesia menjadi negara yang terhormat dengan rakyat yang hidup sejahtera.
Ia menegaskan tidak ingin masih ada masyarakat yang kelaparan, orang tua yang kebingungan ketika anaknya sakit, hingga anak-anak yang harus berangkat ke sekolah dalam kondisi lapar.
“Saya ingin membela bangsa saya untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia,” kata Prabowo dikutip Sabtu (19/9/2026).
Prabowo kemudian menyinggung persoalan gizi anak. Ia mengatakan, pembangunan kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dengan asupan gizi yang cukup.
“Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain, saya tidak ingin lihat itu,” ujarnya.
Ia lantas menegaskan bahwa cita-cita tersebut merupakan sumpah yang dipegangnya.
“Itu bukan sumpah saya. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya,” klaim Prabowo.
Namun, setelah menyampaikan tekad tersebut, Prabowo beralih menyinggung pihak-pihak yang mengkritik maupun mempertanyakan kebijakan pemerintah.
Ia menyebut ada sejumlah orang yang mengatasnamakan diri sebagai pakar. Prabowo kemudian melontarkan sindiran dengan menggunakan istilah yang terbilang merendahkan.
“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar. Saking pinternya, saking pinternya jadi goblok,” sindir Prabowo.
Prabowo kemudian menuding sebagian pihak yang disebutnya sebagai pakar telah melontarkan fitnah.
“Ada beberapa, ada beberapa, pakar, saking pakarnya dia melontarkan fitnah saudara-saudara,” klaim Prabowo.
Ucapan tersebut kembali diulang Prabowo di hadapan para peserta HUT PAN.
“Saking pinternya, saking pinternya jadi goblok,” sebutnya disambut riuh tepuk tangan dan tertawaan partisipan.
Source link
