Persib Ungguli Persija dalam Perburuan Mariano Peralta, Sanksi FIFA Jadi Sorotan

PORTALUTAMA.NET, BANDUNG – Juara bertahan Super League, Persib Bandung, disebut menjadi kandidat terkuat dalam perburuan pemain asing Mariano Peralta.
Persib Bandung dikabarkan berhasil menikung rivalnya, Persija Jakarta, dalam perburuan Mariano Peralta di bursa transfer kali ini.
Saat muncul rumor kegagalan atau batalnya kesepakatan antara Peralta dan Persija, Persib disebut memanfaatkan situasi tersebut untuk mendekati sang pemain.
Rumor yang berkembang menyebut Mariano Peralta tinggal selangkah lagi akan resmi menjadi rekrutan anyar Persib Bandung untuk menyambut Super League musim 2026/2027.
Hanya saja, ada satu catatan penting yang bisa menjadi penghalang bagi Persib untuk segera memperkenalkan Mariano Peralta.
Jika benar Peralta dan tim berjuluk Maung Bandung itu telah mencapai kesepakatan, perkenalannya bisa saja harus ditunda terlebih dahulu.
Pasalnya, Persib Bandung masih tercatat dalam daftar Registration FIFA Bans atau masih terkena sanksi FIFA yang membuat mereka belum diperbolehkan mendaftarkan pemain baru.
Dilansir dari laman https://knowledge.fifa.com/registration-bans, nama Persib Bandung masih tercantum dan tercatat menerima sanksi tersebut sejak 29 Mei 2026.
Tentunya, opsi terbaik adalah menyelesaikan permasalahan sanksi tersebut terlebih dahulu agar Persib dapat leluasa dan segera memperkenalkan rekrutan barunya.
Rumor Peralta ke Persib
Terbaru, dilansir dari unggahan jurnalis asal Italia, Lorenzo Lepore, di media sosial X, ia mengabarkan ancaman besar terhadap kesepakatan Peralta dan Persija yang terancam batal.
Kemungkinan batalnya kesepakatan tersebut, menurut Lorenzo, coba dimanfaatkan oleh klub lain seperti Persebaya Surabaya dan Dewa United.
Namun, rival Persija Jakarta, Persib Bandung, juga masuk dalam perburuan dan bahkan disebut berpeluang besar mendapatkan pemain asal Argentina tersebut.
“INFO EKSKLUSIF: Kesepakatan antara Mariano Peralta dan Persija Jakarta yang praktis sudah selesai kini terancam gagal,” tulis Lorenzo Lepore, dikutip Minggu (28/6).
“Dewa United dan Persebaya telah menunjukkan minat, tetapi tidak pernah mendorong kesepakatan konkret, seperti yang telah saya ungkapkan secara eksklusif,” sambungnya.
“Persib Bandung, klub lain yang telah saya ungkapkan secara eksklusif, kini kembali menjadi pilihan,” ungkapnya.
Lorenzo juga mengungkapkan bahwa kemungkinan batalnya kesepakatan antara Peralta dan Persija terjadi karena kebuntuan yang dialami kedua belah pihak.
“Ini bukan negosiasi tingkat lanjut — Peralta telah hampir mencapai kesepakatan dengan Persija — tetapi kebuntuan saat ini dapat mengubah keadaan,” jelasnya.
Source link
