Heboh Alat Pelacak di Fortuner Tiyo Ardianto, Ferdinand Hutahaean: NPD Sejati!

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pengakuan mantan Ketua BEM KM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, yang mengklaim menemukan alat pelacak pada mobil yang digunakannya kini berbuntut panjang .
Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Ferdinand Hutahaean adalah salah satu yang menyoroti pengakuan tersebut.
Ia secara terbuka mempertanyakan narasi yang dibangun Tiyo terkait dugaan adanya pihak yang membuntutinya.
Bahkan, Ferdinand menilai sikap Tiyo menunjukkan gejala Narcissistic Personality Disorder (NPD), yakni kondisi yang menurutnya ditandai dengan kecenderungan merasa diri penting, haus perhatian, dan ingin mendapat pengakuan dari publik.
Pertanyakan Asal-usul Mobil yang Digunakan Tiyo
Blak-blakan, Ferdinand menyentil temuan alat pelacak yang disebut ditemukan pada kendaraan yang digunakan mahasiswa filsafat semester akhir tersebut.
Dikatakan Ferdinand, sebelum menyimpulkan adanya upaya pembuntutan atau intimidasi, perlu terlebih dahulu dipastikan siapa pemilik kendaraan tersebut.
“Saya itu semakin meyakini orang ini nih, orang ini nih, memang adalah NPD sejati,” ujar Ferdinand dikutip fajar.co.id, Selasa (16/6/2026).
Dia kemudian mempertanyakan asal kendaraan yang digunakan Tiyo.
“Dia memamerkan kalau mobilnya katanya dipasangi alat pelacak lah kita sebut, supaya masyarakat langsung bisa mencerna,” Ferdinand menuturkan.
“Pertanyaannya sekarang adalah, alat pelacak ini siapa yang pasang?,” tambahnya.
Ferdinand menganggap bahwa ada sejumlah kemungkinan yang seharusnya dijelaskan kepada publik sebelum muncul tudingan adanya pihak tertentu yang sengaja melakukan pengawasan.
“Mobilnya Tio ini sebetulnya dari mana? Apakah beli sendiri, rental, atau dikasih orang lain?,” ucapnya.
“Nah, kalau ternyata dikasih orang lain, coba tanya orang yang memberikan itu,” lanjut Ferdinand.
Kemungkinan Alat Pelacak Dipasang Pemilik Kendaraan
Menurut Ferdinand, alat pelacak semacam itu bukan barang langka dan banyak digunakan pemilik kendaraan untuk alasan keamanan.
“Jangan-jangan dia memasangi itu di mobilnya supaya bisa dilacak keberadaan mobilnya kalau suatu waktu hilang atau dicuri orang,” tukasnya.
Ia menyebut perangkat serupa bahkan lazim dipasang pada kendaraan rental.
“Rental-rental mobil pada umumnya memasang alat sejenis ini. Bahkan dijual bebas di marketplace, dijual bebas dengan biaya yang sangat murah, cuma seratusan ribu,” jelasnya.
Ia juga menyarankan agar Tiyo terlebih dahulu mengonfirmasi kepada pihak yang meminjamkan kendaraan tersebut.
“Nah kalau juga itu diberikan orang tuamu. Tanya dulu orang tuamu, pernah gak bapakmu masangin itu?,” katanya.
Source link
