PSI Beber Alasan Jokowi Pamer KTA, Chusnul Chotimah: Apa PSI Ingin Mengatakan Omongan Jokowi Nggak Bisa Dipercaya sebelum Ada Bukti Fisik?

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Sorotan terhadap langkah politik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang memamerkan kartu tanda anggota (KTA) setelah satu tahun menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus bermunculan.
Banyaknya sorotan bernada negatif tersebut bahkan sampai membuat PSI turun tangan untuk menjelaskan mengapa akhirnya Jokowi menunjukkan bukti fisik keanggotaannya sebagai kader PSI.
Namun, penjelasan PSI melalui akun resminya di media sosial itu bukannya meredam sorotan publik, justru melahirkan sorotan dan pertanyaan lain.
Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah, termasuk yang memberi respons atas penjelasan PSI tersebut terkait alasan Jokowi akhirnya menunjukkan KTA pada Rakorda DPD PSI Bandung, Jawa Barat.
Chusnul Chotimah menilai bahwa, kader PSI sudah seharusnya mengetahui bahwa Jokowi adalah bagian dari PSI, meski tanpa harus memamerkan KTA. Alasannya, dia sudah blusukan untuk kepentingan PSI di sejumlah daerah.
Selain itu, Jokowi juga sudah menggunakan atribut PSI saat blusukan seperti menggunakan baju dengan atribut PSI hingga topi beratribut PSI. Dengan ikut blusukan pada kegiatan politik PSI, kader sudah seharusnya tidak perlu meragukan keanggotaan Jokowi di PSI.
“Sudah keliling pakai baju dan topi PSI. Sudah ngaku dari tahun lalu jadi kader PSI. Tapi masih banyak yang ragu dan akhirnya terpaksa bukti fisik ditunjukkan langsung,” kata Chusnul Chotimah.
Chusnul Chotimah akhirnya heran dengan sikap PSI yang meragukan kebenaran Jokowi sebagai kader PSI tanpa harus menunjukkan KTA terlebih dahulu.
“Apa PSI ingin mengatakan, tindakan dan omongan Jokowi nggak bisa dipercaya sebelum ada bukti fisik?😂,”tanya Chusnul Chotimah.
Pertanyaan Chusnul Chotimah itu merespons unggahan PSI di akun media sosial resminya yang menyebut alasan Jokowi menunjukkan KTA pada Rakorda di Bandung beberapa waktu lalu.
“Banyak yang masih ragu, akhirnya bukti fisik ditunjukkan langsung 😎💳,” begitu unggahan PSI di akun media sosialnya.
“Di tengah kabar burung dan pertanyaan publik yang berembus, Pak Jokowi menjawabnya dengan fakta.”
Sebelumnya, Kabid Litbang DPP PSI, Dedek Prayudi memberikan penjelasan tentang mengapa Jokowi menunjukkan Jokowi sekaligus memaparkan pesan yang disampaikan Jokowi kepada kader PSI.
Dalam penjelasannya, Dedek Prayudi menyebut bahwa Jokowi sejak awal memang sudah memberikan PR (pekerjaan rumah), di mana ketika kader PSI menginginkan Jokowi bergabung dengan PSI, maka kader ditantang untuk merampungkan setidaknya 80 persen keterwakilannya di Indonesia atau sampai level kelurahan dan desa.
Source link
