Tak Hanya Dosen UGM Nabiyla, Pengkritik Menteri PU Lainnya Juga Diancam untuk Hapus Unggahan

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Ancaman dan doxing setelah mengkritik Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ternyata tidak hanya dialami Dosen Fakultas Hukum Univeritas Gadjah Mada (UGM), Nabiyla Risfa Izzati. Korban lain buka suara.
Salah satunya dialami Pegiat Media Sosial Ferry Koto. Dia mengaku diancam oleh nomor tak dikenal usai mengkritik Dody melalui unggahannya di X.
“Ada yang mau ancam-ancam saya, karena Twit tentang Dody Menteri PU,” tulis Ferry dikutip dari unggahannya di X, Sabtu (18/7/2026).
Ancaman dimaksud Ferry, serupa yang dialami Nabiyla. Ada nomor tak dikenal yang mengiriminya pesan agar menghapus unggahannya terkait dengan kritik terhadap Dody.
Selain itu, informasi pribadi Ferry pun diumbar. Mulai nama lengkap, pekerjaan, hingga lokasi terakhir telepon genggamnya.
“Ini sudah jelas pelanggaran data pribadi, sampai tahu data KK. Bahkan lokasi device saya saat ini,” ucap Ferry.
Setelah dia mengecek nomor tak dikenal yang menghubunginya, mengarah pada sebuah situs berita. Dia pun meminta polisi mengusutnya.
“Saya cek nomor yang WA terhubung dengan website ini. Mohon perhatian @CCICPolri data warga diretas begini,” ungkap Ferry.
Ancaman Terhadap Dosen UGM
Kronologis ancaman terhadap Dosen UGM Nabiyla, bermula saat dirinya mengomentari sebuah unggahan di X yang menginformasikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah Kementerian PU dimutasi. Setelah 27 tahun 3 bulan mengabsi.
Nabiyla meresponsnya dengan mengusulkan pejabat yang melakukan mutasi dibawa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Dia juga menyebut pejabat tersebut zalim, meski tak menyebut nama gamblang.
“PTUN-in aja sih pejabat dzalik kayak gini. Greget banget gweh,” tulis Nabiyla melalui akun X pribadinya @nabiylarisfa, dikutip Jumat (17/7/2026).
Setelah melakukan kritik, Nabiyla mendapat pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Mempersoalkan cuitan Nabila dan meminta segera menghapus.
“Mohon kerjasamanya untuk menghapus postingan sodari. Nabiyla Risfa Izzati di platform X,” tulis nomor tidak dikenal tersebut, melampirkan link cuitannya.
Cuitan Nabiyla dianggap bisa menimbulkan kegaduhan. Jika tidak dihapus, dia diancam dilapor ke phak berwajib.
“… karena postingan tesebut menimbulkan kegaduhan, sebelum pihak kami menaikkan laporan ke pihak berwajib karena telah melanggar beberapa pasal,” tulisnya.
Bahkan, kata Nabiyla, pesan nomor tidak dikenal itu tak berhenti hanya mengancam.
Dia menceritakan, data pribadinya juga diungkap. Mulai dari alamat, NIK, data keluarga, hingga lokasi terakhir gawai.
“Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya,” tulis Nabila.
Source link
