Berawal dari Foto Penggalangan Dana, Kini Messi dan Yamal Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Foto Lionel Messi memandikan Lamine Yamal saat bayi dikonfirmasi asli. Momen ikonik itu kini jadi sorotan, mengingat dua nama besar di dunia sepak bola itu akan bertemu sebagai lawan di final Piala Dunia 2026.
Kebenaran foto itu dikonfirmasi Unicef, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan jangka panjang kepada anak-anak dan ibu.
“Ya, foto-foto yang kamu lihat itu nyata,” tulis Unicef melalui akun media sosial resminya, dikutip Jumat (17/7/2026).
Foto tersebut diabadikan oleh Joan Monfort sekitar tahun 2007. Dilakukan saat sesi pemotretan penggalangan dana yang digelar Unicef.
“Lebih dari 18 tahun yang lalu, seorang bayi bernama Lamine Yamal dan ibunya Sheila bertemu Lionel Messi di pemotretan penggalangan dana Unicef,” tulis Unicef.
Unicef menyebut, keduanya bukan hanya nama besar di dalam lapangan. Tapi juga menginspirasi anak-anak di seluruh dunia.
“Hari ini, prestasi mereka di lapangan menginspirasi jutaan orang. Di luar lapangan, baik Messi maupun Lamine Yamal menggunakan suara dan platform mereka sebagai Duta Besar Niat Baik Unicef untuk mendukung dan mengadvokasi anak-anak di seluruh dunia,” tulisnya.
“Tujuannya? Bahwa setiap anak bertahan, berkembang, dan memenuhi potensi mereka,” sambung Unicef.
Bertemu di Final Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol menghadirkan cerita yang sulit dipercaya. Yamal dan Messi akan memperebutkan trofi paling bergengsi di sepak bola.
Pertandingan ini mempertemukan dua pemain yang selama bertahun-tahun dihubungkan oleh kisah unik yang berawal dari sebuah foto.
Selama bertahun-tahun, foto tersebut hanya menjadi kenangan keluarga Yamal. Hingga akhirnya kembali viral ketika Yamal menjelma sebagai bintang baru Barcelona dan Timnas Spanyol.
Tak sedikit yang menyebut foto itu sebagai awal sebuah takdir. Siapa sangka bayi yang pernah berada di pelukan Messi kini akan menjadi lawannya di final Piala Dunia.
Kesamaan keduanya tidak berhenti di situ. Messi dan Yamal sama-sama dibesarkan oleh La Masia, akademi yang melahirkan banyak legenda Barcelona.
Messi datang ke La Masia pada usia 13 tahun. Di akademi itu pula dia berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
Yamal mengikuti jejak yang sama. Sejak usia muda dia menunjukkan bakat luar biasa hingga berhasil menembus tim utama Barcelona sebelum menginjak usia 17 tahun.
Kesamaan lain terlihat dari nomor punggung yang mereka kenakan. Setelah bertahun-tahun identik dengan Messi, nomor 10 Barcelona kini menjadi milik Yamal.
Source link
