News

Pedas! Paman Lamine Yamal: Kane Dapat Ballon d’Or karena Kariernya Sudah Habis



PORTALUTAMA.NET, LONDON — Harry Kane menerima komentar pedas terkait kemenangannya meraih Ballon d’Or dari pihak yang tak terduga.

Paman Lamine Yamal, Abdul Abdellaoui, mengeklaim bahwa pemain asal Inggris itu diberikan penghargaan tersebut karena ia “hanya memiliki sisa tiga hari dalam dunia sepak bola”.

Para penggemar sepak bola sempat kesulitan memprediksi pemenang Ballon d’Or 2026. Hasil pemungutan suara yang ketat akhirnya berpihak pada Kane, mengungguli Kylian Mbappe dari Real Madrid dan Lamine Yamal dari Barcelona, yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Di media sosial, para penggemar menganalisis reaksi Yamal saat pengumuman kemenangan Kane. Banyak yang menduga Yamal berusaha menyembunyikan kekecewaannya karena gagal menang, sementara pamannya, Abdul Abdellaoui, secara terbuka mengungkapkan rasa kecewanya.

Dalam sebuah wawancara dengan program radio Spanyol, El Larguero, Abdellaoui mengatakan, “Sejujurnya, ini sangat menyedihkan, saya merasa sangat tidak enak,” kata Abdellaoui.

“Keponakan saya tampil luar biasa. Dia adalah pemain terbaik di dunia, semua orang tahu itu. Jika Anda menyukai sepak bola, Anda akan menonton Lamine, bukan Harry Kane,” sebutnya.

Dia tidak menampik jika Harry Kane memang pencetak gol yang hebat, tetapi Lamine adalah pemain terbaik yang bersinar di lapangan. Jika kali ini dia kurang beruntung, masih ada tahun depan.

Komentar Abdellaoui kemudian menjadi lebih tajam. Ia menyiratkan bahwa Kane diberikan trofi bergengsi tersebut karena rasa iba, mengingat karier Kane dianggap akan segera berakhir.

“Karena Lamine masih muda dan dia baru berusia 19 tahun. Orang-orang selalu bilang dia masih punya banyak waktu, dan mungkin itulah alasan mereka tidak memberinya penghargaan tersebut,” ujarnya.

“Sementara untuk Harry, yang kariernya mungkin tinggal tiga hari lagi, mereka seolah berkata, ‘sudahlah, berikan saja penghargaan ini kepadanya’.”

“Dia telah memenangkan Piala Dunia, La Liga, dan Piala Super; dia bermain dengan sangat baik, menjalani musim yang luar biasa, serta mencetak gol-gol yang tidak bisa dicetak oleh pemain lain. Umpan, assist, apa pun yang Anda inginkan, dia bisa melakukannya.”

“Lamine akan memenangkan lebih dari satu penghargaan, dan rasa sedih ini akan berlalu dalam tiga hari. Dalam beberapa hari ke depan, dia akan baik-baik saja,” sebutnya.

Yamal telah masuk dalam peringkat 10 besar Ballon d’Or sebanyak tiga kali. Tahun lalu ia menempati posisi kedua di belakang Ousmane Dembele.

Sebelum akhirnya meraih kemenangan pertama, Kane sempat dinominasikan sebanyak tujuh kali untuk penghargaan tersebut, dengan pencapaian terbaik sebelumnya adalah menempati peringkat ke-10.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *