Jhon Sitorus: Cara Prabowo Singkirkan Orang-orang Jokowi Lebih Epic

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Penunjukan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dalam reshuffle kabinet menjadi perhatian pegiat media sosial Jhon Sitorus.
Ia menilai perubahan posisi tersebut berpotensi memengaruhi peluang Maruli untuk menduduki jabatan Panglima TNI pada masa mendatang.
Jhon bahkan mengaitkan keputusan Presiden Prabowo Subianto itu dengan dinamika politik dan konsolidasi kekuasaan di Pemerintahan.
Menurutnya, langkah Prabowo mengatur posisi para perwira tinggi memiliki kemiripan dengan strategi yang pernah dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo terhadap sejumlah tokoh militer.
“Cara Prabowo menyingkirkan Jokowi man (orang-orang Jokowi) lebih epic dari cara Jokowi menyingkirkan lawan-lawan politiknya,” ujar Jhon, dikutip fajar.co.id, Jumat (16/10/2026).
Ia menaruh perhatiannya pada perubahan posisi Maruli yang sebelumnya disebut-sebut berpeluang menjadi Panglima TNI.
Namun, dalam rotasi jabatan terbaru, Maruli menempati posisi Wakil Panglima TNI, sementara Jenderal Tandyo Budi Revita menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Maruli Jadi Wakil Panglima, Tandyo Menjabat KSAD
Jhon menilai susunan jabatan tersebut menarik karena berkaitan dengan peta persaingan menuju kursi Panglima TNI.
“Jenderal Maruli Simanjuntak awalnya digadang-gadang jadi Panglima TNI dirolling dengan Jenderal Tandyo Budi Revita. Maruli jadi Wakil Panglima, Tandyo jadi KASAD,” tukasnya.
Lanjut Jhon, posisi Wakil Panglima TNI tidak otomatis menempatkan seseorang sebagai kandidat terkuat untuk menjadi Panglima TNI berikutnya.
Ia menegaskan, pergantian Panglima lebih lazim dikaitkan dengan para kepala staf angkatan.
“Agak aneh memang seorang Wakil Panglima jadi KASAD tapi ini kan Presiden yang punya wewenang, terserah dia,” ucapnya.
Jhon juga menduga Maruli berpotensi mengalami penyempitan ruang karier di lingkungan militer. Ia membandingkannya dengan Jenderal Listyo, yang menurut penilaiannya perlahan-lahan tersisih dari pusat perhatian.
“Lazimnya, the next panglima adalah Kepala Staf Angkatan, bukan Wakil Panglima. Maruli mungkin akan bernasib sama seperti Jenderal Listyo (Mantan Kapolri), tampaknya perlahan2 dikamarkan,” timpalnya.
Maruli Tugas di Badan Perbatasan
Selain menjabat Wakil Panglima TNI, Jhon menyoroti penugasan Maruli di bidang pembangunan daerah tertinggal dan pengelolaan kawasan perbatasan.
Menurut Jhon, tanggung jawab tersebut berpotensi membuat Maruli lebih banyak berkonsentrasi pada persoalan pembangunan wilayah daripada dinamika pergantian pucuk pimpinan TNI.
Source link
