News

Di Program ROSI, Rocky Gerung Tegaskan Istana Sarang Koruptor



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pengamat politik yang kini jadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, tampaknya tak terima dirinya dianggap akan bersikap diam dan tidak berkutik begitu berada di lingkaran kekuasaan.

Buktinya, saat tampil di Kompas TV pada program ROSI, Rocky Gerung ingin menepis semua keraguan masyarakat tersebut bahkan sikap kritisnya akan hilang karena telah menjadi bagian dari pemerintahan.

Awalnya, host Rosianna Silalahi, mengingatkan anggapan sejumlah kalangan terhadap Rocky Gerung setelah masuk istana.

“Jadi saya juga masih ingin menekankan, orang itu gak percaya Bung Rocky masuk istana itu kemudian tetap kritis, independen, softwarenya tidak bisa diubah. Gak percaya, there is nothing such thing ketika udah dalam kekuasaan. Itu udah pasti kicep Bung Rocky,” kata Rosiana.

Rocky Gerung lantas dengan tegas menyatakan satu kalimat untuk mematahkan keraguan publik atas sikap kritisnya terhadap kebijakan atau sikap menyimpang aparat pemerintah.

“Oke sekarang saya kasih kalimat pertama ya. Istana itu masih sarang koruptor. Saya edit gak? Ya memang sarang koruptor,” kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung lantas menyinggung kasus korupsi terbaru yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal itu menurutnya merupakan bukti bahwa istana adalah sarang koruptor.

Begitu juga kasus korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana Kepala BGN, Dadan Hindayana dan dua wakilnya ditangkap karena korupsi.

“Baru kan kemarin tuh, 2 jam lalu BNPB kena lagi. Kepala MBG (BGN) ditangkap. Orang dekatnya presiden, dua lagi gitu,” tandas Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengaku dirinya tidak mungkin mengatakan istana bukan sarang koruptor hanya karena dirinya berada dalam lingkaran kekuasaan. Menurutnya, jika itu yang dilakukan, maka justru membohongi etika dirinya sendiri.

“Masa saya bilang ,oh ya istana bukan sarang koruptor.
Itu namanya saya bohongi logika saya dan saya bohongi etika saya,” sebut Rocky Gerung.

Karena itu, Rocky Gerung kembali menegaskan pernyataannya bahwa istana masih sarang koruptor. “Istana memang sarang koruptor. Memang sarang koruptor. Di BEM ya ada korupsi kecil-kecilan, tapi istana adalah sarang koruptor,” jelas Rocky Gerung.

Saat ditanya apa yang menjadi alasan atau maksud diriya bersedia bergabung dengan kabinet pemerintahan Prabowo, karena justru masuk sarang koruptor, Rocky Gerung dengan tegas menyataka ingin membantu Presiden Prabowo dalam memberantas praktik korupsi.

“Ya buat bantuin presiden nangkep koruptor itu kan? Apalagi coba? Nangkep dari luar bagaimana nangkep dari luar?” tegas Rocky Gerung.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *