News

Partai Demokrat Buka Pintu, Algojo Pemakzulan Gibran Ada di Tangan SBY?



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pengamat politik Heru Subagia kembali bicara mengenai babak baru wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan partainya siap menerima dan menindaklanjuti pihak-pihak yang ingin mengajukan pemakzulan.

Heru menilai, pernyataan tersebut menjadi perkembangan politik yang patut dicermati, terutama setelah upaya Denny Indrayana dan sejumlah pihak menggugat persoalan persyaratan pendidikan Gibran melalui Mahkamah Konstitusi (MK) tidak membuahkan hasil sesuai harapan mereka.

Dikatakan Heru, sikap Demokrat membuka kemungkinan berlanjutnya upaya politik melalui DPR RI.

Ia pun mempertanyakan sejauh mana pernyataan Herman Khaeron tersebut mencerminkan sikap resmi partai serta apakah mendapat persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Demokrat Buka Pintu, Babak Baru Pemakzulan Gibran?

Heru menuturkan, pernyataan Herman Khaeron memiliki arti penting karena disampaikan dalam kapasitasnya sebagai Sekjen Demokrat.

“Tentunya di sini DPR atau parlemen sebagai peristiwa politik lanjutan bagaimana Deni Indrayana setelah gagal melalui jalur konstitusi atau MK,” ujar Heru kepada fajar.co.id, Senin (12/10/2026).

Bagi Heru, langkah tersebut dapat menjadi babak lanjutan perjuangan pihak-pihak yang mempersoalkan persyaratan pendidikan Gibran setelah jalur konstitusional yang mereka tempuh sebelumnya tidak menghasilkan putusan yang diharapkan.

Ia juga menekankan, sikap Demokrat perlu ditindaklanjuti dengan kejelasan mengenai langkah konkret yang akan diambil, bukan berhenti pada pernyataan politik semata.

“Yang menarik bagaimana seorang Sekjen Herman Khaeron berani bertindak untuk mengeluarkan sebuah statement resmi mewakili Partai Demokrat bahwa Partai Demokrat akan mengakomodasi para pihak yang mereanggap sebagai para pejuang pemajujukan ijazah Gibran, dalam hal ini Denny Indrayana,” tukasnya.

Heru Pertanyakan Sikap SBY

Selain menyinggung Herman Khaeron, Heru turut mengarahkan perhatiannya kepada SBY sebagai tokoh senior yang memiliki posisi penting di Partai Demokrat.

“Karena yang mendasari tentunya SBY, Susilo Bambang Yudhoyono selaku pihak yang memegang saham paling besar di Demokrat, apakah merestui menyetujui dan atau saya katakan sebagai para pihak yang sesungguhnya bertanggung jawab penuh terhadap koperasi politik pemajujukan Gibran melalui jalur DPR,” jelasnya.

Heru menegaskan, persoalan tersebut perlu dicermati secara serius karena wacana pemakzulan tidak hanya berkaitan dengan langkah hukum, tetapi juga dapat berkembang menjadi pertarungan politik antarkekuatan besar.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *