vivo X Fold6 Resmi Rilis Global • Jagat Gadget
Tiga bulan setelah peluncuran di Tiongkok, vivo akhirnya merilis hape foldable X Fold6 di pasar luar negara tersebut. Itu artinya, vivo masih konsisten membawa seri Fold-nya ke pasar global.
Untuk awalnya, vivo X Fold6 terpantau sudah tersedia di sejumlah negara Eropa, termasuk Jerman, Austria, dan Swiss. Penjualan di negara-negara tersebut sudah dimulai sejak 1 Oktober 2026.

Di Eropa, vivo X Fold6 dijual dengan harga mulai dari 2.199 euro atau sekitar Rp42 jutaan untuk varian RAM 12 GB dan storage 512 GB. Di Spanyol, vivo memberikan harga promosi sebesar 1.979 euro atau sekitar Rp38 jutaan untuk periode peluncuran.
Harga tersebut cukup jauh lebih mahal dibandingkan versi Tiongkok. Saat pertama kali dirilis, vivo X Fold6 dibanderol mulai 7.999 yuan atau sekitar Rp17 jutaan untuk konfigurasi 12 GB dan storage 256 GB.
Kapan Masuk Indonesia?
Untuk Indonesia, vivo belum mengumumkan tanggal peluncuran resminya. Namun, tanda-tanda kehadiran di Tanah Air sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. X Fold6 dengan nomor model V2559 telah mendapatkan sertifikat TKDN dengan nilai 39,93%. Ponsel lipat ini juga sudah terdaftar di SDPPI/Postel. Terdaftarnya sebuah hape di dua sertifikasi tersebut memang menjadi salah satu pertanda sedang disiapkan untuk masuk ke pasar Indonesia.
Meski begitu, mengantongi sertifikasi memang belum otomatis vivo akan langsung menjualnya di Indonesia. Hingga saat ini, vivo masih belum memajang X Fold6 di situs resminya.
Spesifikasi vivo X Fold6 Global, Sedikit Berbeda

Desain dan spesifikasi utama vivo X Fold6 versi global tidak jauh berbeda dari Tiongkok. Meski begitu, ada sedikit perbedaan di antara kedua varian tersebut.
Salah satunya ada di sektor baterai. Versi Tiongkok membawa baterai 7.000 mAh. Sementara versi global dibekali baterai BlueVolt 6.900 mAh. Hape ini tetap mendukung pengisian cepat 80W melalui kabel dan 40W secara wireless.
Perbedaan lainnya ada pada OS. Versi Tiongkok masih menggunakan OriginOS 6 Fold berbasis Android 16. Sedangkan versi global sudah menggunakan OriginOS 7 Fold berbasis Android 17 langsung saat keluar dari dus.
Untuk layarnya, vivo X Fold6 membawa panel LTPO AMOLED berukuran 8,02 inci di bagian dalam dengan resolusi 2.312 x 2.504 piksel dan refresh rate 120Hz. Sementara itu, layar luarnya berukuran 6,51 inci dengan resolusi 1.120 x 2.528 piksel dan refresh rate 120Hz. Keduanya juga diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.
Performanya mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 Super, dengan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB dan storage hingga 1 TB. Namun, untuk pasar Eropa, konfigurasi yang terlihat saat ini adalah 12 GB RAM dan 512 GB storage.
Untuk kamera, vivo X Fold6 membawa kamera utama 200 MP dengan OIS, kamera telefoto periskop 50 MP dengan OIS dan 3x optical zoom, serta kamera ultrawide 50 MP. Ada pula dua kamera selfie 20 MP, masing-masing di layar luar dan layar utama.
Menariknya, vivo X Fold6 menjadi foldable pertama vivo yang mendukung aksesori ZEISS Telephoto Extender Gen 2. Aksesori tambahan tersebut dapat membuat kamera telefoto memiliki focal length setara 200 mm.
Apakah kalian tertarik meminang vivo X Fold6 jika rilis di Indonesia?
