Bukan Sekadar KDM-Ahok, ‘Kabinet Tangguh’ Tunjukkan Cara Warganet Membayangkan Pemerintahan 2029

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Poster bertajuk “Kabinet Tangguh” yang memasangkan Dedi Mulyadi alias KDM dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2029 bukan sekadar soal siapa yang ditempatkan di pucuk pemerintahan.
Di balik desain yang beredar di media sosial itu terdapat puluhan nama lain yang dipasang untuk mengisi berbagai posisi kementerian. Ada politikus, akademikus, ekonom, mantan pejabat, tokoh militer hingga figur publik.
Susunan tersebut memang bukan pemerintahan resmi. Poster itu juga bukan penetapan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden untuk Pemilu 2029.
Namun, kemunculannya memperlihatkan fenomena lain: ruang digital kini menjadi tempat bagi warganet untuk membayangkan seperti apa pemerintahan Indonesia di masa depan.
Sejumlah pemberitaan menyebut poster tersebut merupakan kreasi warganet yang beredar di platform X. Salah satu unggahan kemudian dibagikan kembali oleh pengamat pendidikan Darmaningtyas, yang mengaitkan kemunculannya dengan ekspresi masyarakat terhadap kondisi pemerintahan saat ini.
Bukan Hanya KDM dan Ahok
Dedi Mulyadi dan Ahok memang menjadi bagian paling mencolok dari poster tersebut.
KDM ditempatkan sebagai Presiden RI, sedangkan Ahok sebagai Wakil Presiden RI untuk periode 2029–2034.
Namun, perhatian terhadap poster tidak berhenti pada duet tersebut.
Nama-nama yang ditempatkan di bawahnya justru membuat desain tersebut terlihat seperti sebuah rancangan pemerintahan lengkap.
Mahfud MD, misalnya, ditempatkan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM. Ekonom Bambang Brodjonegoro dicantumkan sebagai Menteri Koordinator Perekonomian.
Anies Baswedan ditempatkan sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan SDM. Agus Harimurti Yudhoyono dicantumkan sebagai Menteri Koordinator Pertahanan, Keamanan dan Strategis.
Untuk posisi Menteri Pertahanan, poster tersebut memuat nama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
Sementara Purbaya Yudhi Sadewa ditempatkan sebagai Menteri Keuangan dan Thomas Trikasih Lembong sebagai Menteri Perdagangan, Investasi dan Hilirisasi.
Nama lain yang tercantum antara lain Andi Amran Sulaiman, Susi Pudjiastuti, Panut Mulyono, Tjandra Yoga Aditama, Ganjar Pranowo, Retno L.P. Marsudi, Tri Rismaharini, Wishnutama Kusubandio, Emil Salim, Adian Yusak Yusak Napitupulu, Abraham Samad, Rocky Gerung dan Anindya Novyan Bakrie.
Seluruh nama dan jabatan tersebut merupakan isi poster, bukan daftar pejabat yang telah ditetapkan.
Warganet Tidak Hanya Mengomentari Politik
Di sinilah “Kabinet Tangguh” menjadi menarik sebagai fenomena komunikasi politik digital.
Source link
