News

Viral Presiden Prabowo Lontarkan Kata Goblok, Kepakaran Jadi Bahan Tertawaan di HUT PAN



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) viral di media sosial.

Dalam pidatonya di Plenary Hall JICC, Senayan, Jakarta, Jumat 18 September 2026 malam, Prabowo menyinggung sejumlah pakar yang ditudingnya melontarkan fitnah terhadap pemerintah.

“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar. Saking pinternya, saking pinternya jadi goblok,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Tuai Kritikan di Media Sosial

Pernyataan tersebut memicu reaksi luas di media sosial. Salah satu unggahan yang viral itu tampak pada akun Instagram @latifinabaswedan yang mengutip pernyataan Prabowo tersebut.

Unggahan Latifina Baswedan itu disukai lebih dari 26 ribu akun dan mendapat 2.131 komentar.

Dalam keterangan unggahannya, Latifina menyayangkan pernyataan kasar tersebut dilontarkan seorang presiden.

“Sangat disayangkan bahwa pernyataan seperti ini keluar dari seorang pemimpin negara. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,” kata Latifina dikutip fajar.co.id, Sabtu (19/9/2026)

Yang mengecewakan, lanjut peraih sertifikat BNSP di bidang public speaking ini, tidak hanya soal pemilihan katanya, tetapi pesan yang bisa lahir dari statement tersebut. “Bahwa seolah kepakaran pantas untuk diremehkan ketika pandangan para ahli tidak sejalan dengan kekuasaan,” ujar Latifina Baswedan.

Dia melanjutkan, pakar juga boleh dikritik dan diperdebatkan, namun harus dibantah dengan ilmu dan data. “Bantahlah ilmunya dengan ilmu, datanya dengan data, dan argumentasinya dengan argumentasi,” tulisnya.

Kolom komentar unggahan tersebut ramai jadi perbincangan. Sejumlah netizen turut melontarkan kekecewaan.

“Ketika bicaranya pemimpin tak jadi inspirasi, tetapi malah bikin konflik & sakit hati…” tulis akun @dewopakde.

Sementara akun @bundmonaa mempertanyakan respons audiens di lokasi acara, dan akun @ptr4fx_ menilai pernyataan tersebut tidak substansial.

Kronologi Ucapan Goblok dari Presiden

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo mengatakan bahwa dirinya ingin melihat Indonesia menjadi negara yang terhormat dengan rakyat yang hidup sejahtera.

Ia menegaskan tidak ingin masih ada masyarakat yang kelaparan, orang tua yang kebingungan ketika anaknya sakit, hingga anak-anak yang harus berangkat ke sekolah dalam kondisi lapar.

“Saya ingin membela bangsa saya untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia,” kata Prabowo dikutip Sabtu (19/9/2026).

Prabowo kemudian menyinggung persoalan gizi anak. Ia mengatakan, pembangunan kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dengan asupan gizi yang cukup.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *