Prabowo Terpukau Kinerja Amran: Saya Tak Kenal, Bukan Orang Gerindra, Tapi Hebat

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto terang-terangan memuji kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Prabowo menyebut Amran sebagai menteri hebat yang berhasil mempercepat target swasembada pangan, khususnya beras.
Pujian itu disampaikan Prabowo saat berdialog dengan sejumlah jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026).
Prabowo mengaku semula memberi waktu empat tahun untuk mencapai swasembada pangan. Namun, target tersebut menurutnya dapat dipercepat menjadi hanya satu tahun.
“Saya beri waktu tadinya swasembada pangan 4 tahun. Tapi terus terang aja saya harus mengakui saya punya tim pertanian, saya punya Menteri Pertanian yang hebat,” kata Prabowo.
Yang menarik, Prabowo mengaku sebelumnya tidak mengenal Amran. Ia juga menegaskan Amran bukan kader Partai Gerindra.
“Kebetulan saya tadinya enggak kenal dia. Dia bukan partai saya, saya benar-benar saya tidak kenal Pak Amran,” ujarnya.
Namun, setelah melihat pemikiran dan kinerja Amran, Prabowo kemudian menilai Menteri Pertanian tersebut cocok dengan gagasan pemerintah mengenai ketahanan pangan.
“Tapi saya 2-3 kali saya lihat pemikiran pidato dia, ini cocok. Dari 4 tahun, dia bisa hasilkan swasembada pangan 1 tahun. Ini kan luar biasa ini!” tutur Prabowo.
Klaim percepatan dari empat tahun menjadi satu tahun tersebut juga sebelumnya disampaikan pemerintah. Kementerian Pertanian menyebut target swasembada pangan yang semula diproyeksikan empat tahun berhasil dipercepat melalui berbagai langkah di sektor produksi, pupuk, irigasi, mekanisasi, dan optimalisasi lahan.
Prabowo Soroti Pihak yang Tak Akui Capaian
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung pihak yang menurutnya enggan mengakui capaian pemerintah di bidang pangan.
“Yang itu yang saya sedih ya. Ini ada pakar-pakar yang menganggap dirinya pinter apa, dia tidak mau mengakui prestasi bangsa. Padahal dia nikmati,” kata Prabowo.
Prabowo kemudian mengaitkan swasembada pangan dengan ketahanan Indonesia menghadapi gejolak global.
Menurutnya, kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri membuat Indonesia tidak terlalu bergantung pada kondisi pangan negara lain.
“Kita swasembada pangan berarti kita relatif aman menghadapi banyak masalah. Kita bayangkan kalau perang di Timur Tengah dan di mana-mana, kalau kita enggak swasembada pangan, bagaimana coba?” ujarnya.
Prabowo juga menyebut kondisi harga beras di sejumlah negara seperti Malaysia, Filipina dan Jepang sebagai pembanding.
Amran Dapat Skor Kinerja 91
Apresiasi Prabowo terhadap Amran muncul bersamaan dengan hasil evaluasi kinerja yang dirilis IndexPolitica Indonesia pada September 2026.
Source link
