PSI Usul PT di Bawah 4 Persen, Dian Sandi Mengaku Bukan Takut Tak Lolos Tapi Sayang Suara Rakyat Banyak yang Hangus

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ambang batas parlemen (parliementary treshold) untuk pemilu 2029 mendatang mulai jadi perbincangan hangat.
PT tersebut menjadi pembicaraan terutama kalangan elite partai politik, setelah sejumlah parpol menyatakan kesepakatan untuk menaikkan PT tersebut dari 4 persen menjadi 5 persen.
Bagi partai gurem, ambang batas tersebut tentu saja menjadi momok tersendiri, karena akan semakin sulit meloloskan wakilnya ke parlemen. Sementara bagi partai yang sudah mapan, ambang batas tersebut akan semakin membuat perolehan kursinya di DPR RI akan semakin bertambah.
Terkait wacana PT sebesar 5 persen tersebut, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama angkat suara. Dia mengaku, partainya pada dasarnya adaptif dengan segala kemungkinan yang mengemuka belakangan ini.
Dian Sandi bahkan mengaku sudah lama mendengar terkait wacana menaikkan ambang batas parlemen tersebut, baik yang menginginkan 5 persen maupun hingga 7 persen.
“Desas-desus keinginan 5% ini sudah lama terdengar. PSI adaptif dgn segala kemungkinan aturan yg akan berlaku, termasuk jika keinginan Nasdem yg 7% diakomodir atau lebih dr itu,” kata Dian Sandi.
Yang pasti kata dia, PSI menginginkan ambang batas parlemen tersebut berada di bawah 4 persen, seperti yang berlaku saat ini atau pada pemilu sebelumnya.
Dia mengaku, dengan menetapkan ambang batas yang terlalu tinggi, akan banyak suara masyarakat yang terpaksa hangus karena suara yang diberikan kepada calon tertentu telah memenuhi syarat duduk di DPR, namun tepaksa gugur karena suara partainya secara keseluruhan tidak memenuhi syarat PT yang ditetapkan.
Dian Sandi mengaku PSI menginginkan ambang batas parlemen di bawah 4 persen, bukan karena takut partainya tidak lolos parlemen, tapi lebih karena khawatir suara rakyat banyak yang sia-sia.
“PSI mengusulkan dibawah 4% bkn krn takut tdk lolos PT tp syg aja suara rakyat bnyk yg hangus,” kata Dian Sandi.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Sugiono menyatakan bahwa partainya sepakat dengan usulan sejumlah partai lain yang menginginkan PT naik menjadi 5 persen.
Dia menyebut Partai Golkar dan PKS termasuk yang menyatakan sepakat dengan usulan tersebut. Hal tersebut mengemuka setelah para pimpinan partai politik koalisi melakukan pertemuan membahas terkait Undang-Undang Pemilu, yang salah satunya soal PT tersebut.
“Jadi kemarin ketua-ketua partai berkumpul, Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasko selaku ketua Harian untuk membicarakan mengenai hal-hal yang perlu dibicarakan dalam rangka Undang-Undang Pemilu,” kata Sugiono.
Source link
