News

Akun IG Jokowi Posting Ulang Soal Melva Pardede, PDIP Beri Respons



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli, ikut mempertanyakan aktivitas akun Instagram Joko Widodo yang disebut memposting ulang unggahan terkait Melva Pardede.

Hal itu mencuat setelah beredar tangkapan layar yang memperlihatkan akun Instagram Jokowi mengunggah ulang konten mengenai Melva Pardede.

Melalui unggahan di akun Threads pribadinya, Guntur Romli mempertanyakan tujuan admin akun Instagram Jokowi mengunggah ulang konten tersebut.

“Admin Akun IG Jokowi Ikut Sebarkan Foto Hoax Melva Kader PDIP?” tulis Guntur Romli, dikutip Senin (31/8).

Menurut Guntur, foto yang menjadi dasar tudingan terhadap Melva Pardede tersebut telah terbukti merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI), bukan foto asli.

“Padahal, foto yg menjadi dasar tuduhan itu sudah jelas-jelas hasil rekayasa AI—bukan foto asli,” ujarnya.

Guntur pun mempertanyakan maksud akun Instagram Jokowi memposting ulang konten tersebut. Ia bahkan menduga unggahan itu berpotensi digunakan untuk memfitnah atau mengadu domba internal PDI Perjuangan.

“Apa tujuannya? Memfitnah dan mau adu domba PDI Perjuangan?” tegasnya.

Bantah Melva Pardede Kader PDI Perjuangan

Sebelumnya, nama Melva Pardede kembali menjadi sorotan setelah beredar foto dirinya mengenakan atribut PDI Perjuangan.

Dari foto tersebut kemudian muncul kabar yang menyebut Melva sebagai salah satu kader PDI Perjuangan.

Namun, kabar tersebut telah dibantah kader PDI Perjuangan, John Sitorus. Ia menyebut informasi yang mengaitkan Melva sebagai kader partai merupakan hoaks.

Disebut Foto Hasil AI

Melalui unggahan di akun X pribadinya, John Sitorus menegaskan Melva Pardede bukan kader PDI Perjuangan. Ia juga menyebut foto Melva mengenakan atribut partai merupakan hasil rekayasa AI.

John menyertakan sejumlah poin untuk mendukung bantahannya.

“HOAX, Melva Pardede kader PDI Perjuangan,” tulis John Sitorus, dikutip Sabtu (29/8).

Ia kemudian menjelaskan sejumlah alasannya. Pertama, menurut John, foto tersebut merupakan hasil kreasi AI. Ia menyebut kemeja PDI Perjuangan tidak menggunakan logo bertuliskan “PDIP”, melainkan “PDI Perjuangan”.

Kedua, John mengklaim hasil penelusuran menggunakan Google Lens tidak menemukan foto Melva mengenakan pakaian merah tersebut.

Ketiga, ia membantah Melva merupakan kader PDI Perjuangan karena disebut tidak memiliki KTA dan tidak terdaftar sebagai kader resmi partai.

Keempat, John juga membantah Melva merupakan relawan resmi Pram-Doel. Meski demikian, ia menyebut Melva bisa saja merupakan simpatisan.

Kelima, John membantah kabar yang menyebut Melva sebagai My Esti. Menurutnya, My Esti bukan orang Batak.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *