Kabinet Bayangan Tantang Kepala BPS dan Mensos Debat Penentuan Desil

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Penentuan kelompok masyarakat berdasarkan desil dipertanyakan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dan Menteri Sosial (Mensos) ditantang berdebat.
Hal itu disampaikan Menteri Perekonomian Kabinet Bayangan Media Wahyudi Askar. Dia menyampaikan undangan terbuka kepada Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
“Dengan segala kerendahan hati dan sebagai bagian diskursus akademik, saya mengundang Bapak dan Ibu untuk melakukan diskusi dan debat terbuka berkaitan dengan penentuan desil dan metodologi pengukuran kemiskinan di Indonesia,” tulis Media Askar dikutip dari unggahannya d Instagram, Sabtu (22/8/2026).
Media Askar, yang juga pendiri CELIOS itu bahkan telah menyediakan lokasi berdebat. Namun terbuka untuk tempat yang lain.
“Kegiatan ini dapat dilaksanakan di UGM atau di tempat lain sesuai dengan kesediaan Bapak dan Ibu,” terangnya.
Dia berharap semoga undangan debatnya disambut baik.
“Semoga direspon dengan baik oleh Bapak @gusipul_id dan Ibu @amalia.adininggar . Agar kita bisa berdiskusi dan berdebat mengenai justifikasi pengukuran kemiskinan dan bagaimana desil ditentukan,” jelasnya.
Media Askar menjelaskan, desil bukan hanya soal angka. Ada hak atas bantuan sosial, akses terhadap berbagai program pemerintah, serta keputusan negara mengenai siapa yang dianggap membutuhkan dan siapa yang tidak.
“Penentuan ini harus dipahami oleh publik, dan tidak seharusnya informasi mengenai desil berhenti pada konferensi pers, tabel statistik, atau sekedar pernyataan di media,” terangnya.
Ajakan debat yang dia sampaikan, menurutnya murni sebagai diskursus akademik.
“Ini sesederhana diskusi akademik, tanpa kepentingan politik. Untuk membahas data, metodologi, asumsi, serta implikasi kebijakan dari penentuan desil dan pengukuran kemiskinan di Indonesia,” imbuhnya.
Daftar Desil
Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan sejumlah warganet yang mengaku berada di desil 10. Padahal pendapatannya Upah Minimum Provinsi (UMP).
Desil 10 sendiri merupakan penduduk terkaya. Alias setara dengan kelompok orang terkaya di Indonesia atau yang dikenal dengan sembilan naga.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia telah menyatakan agar desil 9 dan 10 tak membeli BBM subsidi.
Berikut ini kateori desil 1 sampai 10:
- Desil 1: 10% Penduduk Termiskin
- Desil 2: 10% Penduduk Miskin dan Rentan
- Desil 3: 10% Penduduk Miskin dan Rentan
- Desil 4: 10% Penduduk Miskin dan Rentan
- Desil 5: 10% Penduduk dengan pengeluaran Moderat
- Desil 6: 10% Penduduk dengan pengeluaran Moderat
- Desil 7: 10% Penduduk dengan pengeluaran Menengah ke Atas
- Desil 8: 10% Penduduk dengan pengeluaran Menengah ke Atas
- Desil 9: 10% Penduduk dengan pengeluaran Menengah ke Atas
- Desil 10: 10% Penduduk Terkaya
Klarifikasi Mensos soal Desil
Sebelumnya, Mensos Saifullah Yusuf mengungkapkan penetapan desil tersebut bukan dilakukan olehnya. Melainkan BPS dengan menghitung berbagai variabel.
“Jadi kita tidak melihat penghasilan ya. Itu nanti yang bisa menjelaskan lebih detail adalah BPS karena BPS yang mengukur dan itemnya itu banyak,” kata Ipul kepada jurnalis di Gedung Kemensos, Selasa (18/8/2026).
Source link
