News

Chusnul Chatimah: Jokowi Pernah Bilang akan Jadi Rakyat Biasa, Malah ke NTT Main Raja-rajaan dan Jadi Jurkam PSI



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Pegiat Media Sosial Chusnul Chotimah kembali membandingkan Presiden ke-7 Jokowi dengan Ganjar Pranowo.

Chusnul mengungkapkan, jelang masa jabatannya berakhir sebagai presiden, Jokowi pernah menyebut akan kembali ke Solo jadi rakyat biasa.

Namun menurutnya, hal tersebut tak dilakukan. Jokowi malah sibuk jadi juru kampanye (jurkan) Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Jokowi pernah bilang, akan jadi rakyat biasa, dia malah ke NTT main raja-rajaan dan jadi jurkam PSI,” ungkap Chusnul dikutip dari unggahannya di X, Kamis (20/8/2026).

Di sisi lain, Chusnul bilang, Ganjar pernah menyebut tuannya adalah rakyat. Kini, Ganjar turun langsung ke lokasi gempa di NTT.

“Ganjar pernah bilang, tuanku rakyat, dia ke NTT bantu korban gempa, jadi pelayan diminta ke sana kemari dia datangin,” imbuhnya.

Dua hal tersebut, menurutnya menunjukkan kontras. Jokowi memosisikan dirinya raja, sedangkan Ganjar jadi rakyat.

“Jokowi menjadikan dirinya raja, Ganjar jadikan rakyat sebagai raja, bagaimana betul seperti itu ga?” ujarnya.

Jokowi Dapat Gelar Raja Timor

Pada awal Agustus, dalam lawatan ke Kupang, NTT, Sabtu (1/8/2026), Jokowi mendapat gelar Raja Timur.

Gelar tersebut diberikan kepada Jokowi dalam dalam acara karnaval budaya yang digelar di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan. Penobatan Jokowi, dipimpin langsung oleh raja se-Pulau Timor.

Penobatan sebagai Raja Timor di NTT menambah deretan penganugerahan gelar kehormatan adat yang diterima Jokowi setelah purna tugas sebagai presiden 2 periode.

Sebelumnya, Jokowi dianugerahi gelar adat (adok) Baginda Pemuka Bangsa oleh 5 kerajaan adat Lampung di Bandar Lampung.

Dalam prosesi adat di Kedatun Keagungan Lampung tersebut, Jokowi menjalani serangkaian ritual sakral, termasuk ritual menginjak kepala kerbau.

Kunjungan Jokowi ke NTT sebagai bagian dari safari yang dilaksanakan bersama PSI. Jokowi memang sudah menyatakan niatan untuk kembali turut menyapa masyarakat di berbagai daerah.

Jokowi Kampanyekan PSI

Jokowi sebelumnya mengaku siap melakukan segala upaya untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Terutama untuk kemenangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Hal itu diungkapkan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI. Berlangsung di Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selaan (Sulsel), Sabtu (31/1/2026).

Mulanya, Jokowi mengatakan perlunya kader dan pengurus militan. Menurutnya, itu modal untuk kemenangan di 2029.

“Kita perlu jajaran pengurus yang militan,” kata Jokowi. Disambut teriakan siap oleh sejumlah kader.

Jokowi lalu menegaskan, bahwa dirinya siap bekerja keras untuk PSI. Jika para pengurus juga melakukan hal demikian.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *