News

Prabowo Dihantam karena Kerap Salah Ucap, Ferdinand Pasang Badan: Masalah Bangsa Ini Jauh Lebih Besar



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Polemik terkait sejumlah pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan kembali mendapat perhatian publik.

Namun, kali ini pembelaan datang dari politikus PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand melihat kritik yang terus diarahkan kepada Prabowo terkait pernyataan mengenai ambulans terbang, dokter terbang, hingga pekerja pengupas bawang yang disebut menerima penghasilan Rp700 ribu justru tidak menyentuh persoalan utama bangsa.

Ia bahkan menyebut sebagian politisi, LSM, dan aktivis yang terus memperdebatkan persoalan tersebut sebagai kelas kacang.

Banyak yang Ribut Soal Hal Tidak Substantif

Dikatakan Ferdinand, kecenderungan sejumlah pihak yang menurutnya lebih tertarik memperdebatkan pernyataan Presiden dibandingkan membahas persoalan yang lebih besar.

“Belakangan ini semakin banyak politisi-politisi kelas kacang. Demikian juga LSM maupun aktivis,” ujar Ferdinand dikutip fajar.co.id, Selasa (18/8/2026).

Baginya, fenomena tersebut menunjukkan rendahnya kualitas perdebatan publik mengenai persoalan bangsa.

“Mereka seperti kelas kacang yang memang sudah tak patut lagi diperhitungkan,” ucapnya.

Ferdinand kemudian menjelaskan alasan dirinya memberikan penilaian tersebut.

“Mengapa demikian? Saya melihat belakangan ini ada banyak politisi, LSM, dan aktivis yang hanya mempersoalkan hal-hal yang tidak substantif dalam persoalan bangsa,” tukasnya.

Polemik ‘Ambulans Terbang’

Dijelaskan Ferdinand, sejumlah pernyataan Prabowo yang menjadi bahan perdebatan belakangan ini seharusnya tidak dijadikan fokus utama.

Ia menyinggung narasi Presiden mengenai penggilingan padi, pekerja pengupas bawang, dokter terbang, hingga ambulans terbang.

“Mereka lebih suka berbicara tentang hal-hal yang tidak menjadi bagian pokok masalah bangsa,” Ferdinand menuturkan.

“Mereka lebih memilih meributkan narasi Presiden Prabowo soal penggilingan padi, soal buruk tukang kupas bawang, soal dokter terbang, ambulans terbang,” tambahnya.

Ferdinand menekankan bahwa perdebatan tersebut tidak memberikan solusi terhadap persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

“Mereka ribut dengan hal-hal yang tidak substansif bahkan mereka senang menjadikan itu sebagai bahan hal-hal,” imbuhnya.

Sebut Mental Elite ‘Kacangan’

Kritik Ferdinand kemudian diarahkan kepada kualitas sebagian elite politik dan kelompok masyarakat sipil yang menurutnya terlalu sibuk memperdebatkan hal-hal remeh.

“Inilah bangsa kita, mengapa tidak kunjung maju, mengapa bangsa kita tidak kunjung menemukan jalan menuju Indonesia yang hebat,” sesalnya.

“Karena elitnya, politisinya, LSM-nya, aktivisnya semua bermental kacang. Bermental kacangan,” sambung dia.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *