Terlambat 10 Menit karena Salat Jumat, Tim Futsal MAN Model 1 Manado Didiskualifikasi dari Futsal Series 2026

PORTALUTAMA.NET, MANADO — Keputusan panitia Futsal Series Manado 2026 mendiskualifikasi tim futsal MAN Model 1 Manado memicu reaksi keras dan sorotan publik.
Tim sekolah tersebut didiskualifikasi setelah terlambat tiba di lapangan sekitar 10 menit lantaran harus menunaikan ibadah salat Jumat. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (14/8/2026).
Keluarga besar MAN Model 1 Manado menyampaikan keberatan atas keputusan tersebut. Pihak sekolah menegaskan bahwa keterlambatan pemain bukan disebabkan oleh kesengajaan atau kelalaian mengabaikan aturan pertandingan, melainkan karena menjalankan kewajiban ibadah.
Pihak sekolah juga menyoroti aturan keluar lingkungan sekolah pada hari Jumat yang cukup ketat, serta menyoroti ketidakdisiplinan jadwal dari pihak panitia pada hari pertama.
Pertandingan yang semula dijadwalkan pukul 14.00 WITA dikabarkan sempat mundur hingga pukul 16.00 WITA. Selain itu, pihak MAN Model 1 Manado juga meminta kejelasan transparan mengenai dasar pengambilan keputusan serta perbedaan informasi pihak yang memutus diskualifikasi tersebut.
Kejadian ini mendadak viral di media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari netizen. Sebagian besar warganet memberikan dukungan moral kepada para pemain MAN Model 1 Manado dan menilai ibadah jauh lebih utama dibanding gelar juara.
“Piala akhirat jauh lebih berharga dari piala dunia,” tulis S Gegge Mappangewa dalam unggahan yang viral tersebut.
“Panitianya seharusnya tau bahwa hari Jumat/jam 12 itu waktunya shalat, jadi pertandingannya digeser jamnya. Walaupun mereka tidak shalat atau ada yang nonis harus memahaminya… Tapi saya salut dan saya acungkan jempol pada tim sekolah MAN tersebut,” balas Taupiq Ce’en.
“Lebih baik sholat Jumat daripada juara tapi meninggalkan sholat… kamu lah juara sejati,” ujar Hesthi Murdopo.
“Tunjukkan ke mereka kalau futsal gak lebih penting dari Ibadah, seperti halnya hari Minggu di Manado banyak usaha tutup demi ibadah di gereja. Salam toleransi,” cuap Hesthi Murdopo.
Di sisi lain, ada juga warganet yang menyikapi persoalan ini dari sudut pandang kedisiplinan dan aturan kompetisi.
“Pertandingan dimulai jam 14.00, menurut saya itu waktu yang cukup panjang. Mari biasakan disiplin dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, jangan kalah karena tidak mendapat privilege… Maju terus anak-anak Indonesia,” saran Erick Sip.
Hingga saat ini, publik dan pihak sekolah masih menunggu klarifikasi serta penjelasan resmi yang transparan dari pihak penyelenggara Futsal Series Manado 2026 terkait insiden tersebut. (elva/fajar)
Source link
