News

Video Lawas Prabowo soal PSI, Arif Wicaksono: Sudah Diberi Jantung Masih Minta Hati



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Posisi sejumlah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan.

Pegiat politik, ekonomi, dan sosial, Arif Wicaksono, menyinggung kembali pernyataan Prabowo saat memperkenalkan jajaran kabinetnya.

Kala itu, Prabowo sempat melontarkan candaan sekaligus sentilan mengenai banyaknya kader PSI yang masuk ke pemerintahan.

Arif menilai PSI telah mendapat ruang cukup besar di pemerintahan. Namun, menurutnya, partai tersebut masih menunjukkan keinginan untuk memperoleh posisi dan pengaruh lebih jauh.

“Presiden Prabowo (bilang) ini gimana sih PSI, partai masih kecil kok di kabinet banyak sekali,” ujar Arif, dikutip dari fajar.co.id, Kamis (13/8/2026).

PSI Dinilai Sudah Diberi Ruang di Pemerintahan

Arif mengatakan pernyataan Prabowo saat itu seharusnya dipahami sebagai pengingat bahwa pemerintah telah memberikan ruang kepada PSI meski partai tersebut masih tergolong kecil secara elektoral.

Ia kemudian menggunakan analogi untuk menggambarkan kondisi tersebut.

“Sentilan dilontarkan saat itu untuk memberi tahu bahwa Presiden telah banyak beri reward,” ucapnya.

Menurut Arif, perkembangan politik saat ini justru menunjukkan adanya tuntutan lebih besar setelah ruang di pemerintahan diberikan.

“Tapi terlihat saat ini, sudah diberi jantung masih minta hati,” cetusnya.

Arif juga menyerukan agar Prabowo mengevaluasi orang-orang yang berasal dari pemerintahan atau lingkaran Presiden ke-7 Joko Widodo.

“Prabowo harus bersihkan orang-orang Jokowi secepatnya,” tandasnya.

Pernyataan Lama Prabowo Kembali Beredar

Sementara itu, potongan video lama Prabowo saat memperkenalkan jajaran kabinetnya kembali beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, Prabowo menyinggung keberadaan PSI dalam kabinet. Pernyataan itu disampaikan dengan nada bercanda di hadapan publik.

“Gimana sih PSI, Partai masih kecil kok di kabinet banyak sekali,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian melanjutkan sentilannya dengan mengaitkan pengaruh PSI dengan perubahan logo partai.

“Belum ganti logo aja pengaruhnya kayak begini, gimana kalau ganti logo,” ujarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Raja Juli

Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mendalami dugaan keterlibatan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam kasus dugaan korupsi dan suap terkait pelepasan kawasan hutan.

Kasus tersebut menyeret Bupati nonaktif Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.

KPK menelusuri selisih uang dalam amplop pemberian Suhardiman senilai 14.000 dolar Singapura yang dikembalikan tidak dalam jumlah utuh.

(Muhsin/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *