Prabowo Mulai Jaga Jarak dengan Gibran, Chusnul Chotimah: Mungkin Sudah Tahu Permainan Jokowi

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah, merespons dinamika hubungan politik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia mempertanyakan sikap Prabowo yang terkesan menjaga jarak dengan Gibran meskipun jauh sebelumnya ada pernyataan Jokowi yang mendorong pasangan tersebut melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.
Pertanyakan Sikap Prabowo terhadap Gibran
Blak-blakan, Chusnul mengingatkan kembali dukungan Jokowi terhadap keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Jokowi sdh bilang, Prabowo Gibran 2 periode,” ujar Chusnul, dikutip fajar.co.id, Kamis (13/8/2026).
Namun, pernyataan tersebut justru diikuti pertanyaan mengenai alasan Prabowo yang disebutnya tampak mengambil jarak dari Gibran.
“Tapi kenapa Prabowo malah menjaga jarak dengan Gibran?,” lanjutnya.
Dikatakan Chusnul, kondisi tersebut menarik untuk dilihat dalam konteks hubungan politik antara Prabowo, Gibran, dan Jokowi.
Sikap Politik Jokowi Disebut Tidak Menentu
Chusnul mulai curiga sikap Prabowo tersebut terkesan berubah disebabkan oleh rekam jejak politik Jokowi yang bisa berubah arah kapanpun.
“Itu mungkin karena Prabowo sudah tau kalau Jokowi itu sen kanan belok kiri?,” timpalnya.
Hal tersebut diungkapkan Chusnul sebagai sebagai sindiran terhadap Jokowi dan keluarganya yang sebelumnya meninggalkan PDIP, partai yang membesarkan mereka.
Relawan Gibran Mulai Bertebaran
Tidak berhenti di situ, Chusnul juga menyinggung sejumlah kelompok relawan yang menggunakan nama Gibran.
Ia melihat keberadaan kelompok-kelompok tersebut sebagai salah satu hal yang menarik dalam membaca konfigurasi politik menuju masa depan.
“Lihat aja relawan Gibran yang terbentuk, GP-Gibran, Militan Gibran, Gibran Penerus Jokowi, semua cuma ada nama Gibran, ga ada Prabowo,” tandasnya.
Chusnul kemudian melempar pertanyaan kepada publik mengenai pengamatannya tersebut.
“Betul tidak?,” kuncinya.
Kerja Sama Prabowo dan Jokowi Telah Berakhir
Sebelumnya, Amien Rais meyakini kerja sama politik yang selama ini terbangun antara Prabowo dan Jokowi telah berakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perkembangan politik yang patut disyukuri.
“Kongsi atau kerjasama saling dukung antara Prabowo dan Jokowi sudah pecah, ini merupakan perkembangan politik yang perlu kita syukuri,” ujar Amien dikutip fajar.co.id, Senin (29/6/2026).
Ia kemudian mengaitkan hal tersebut dengan arah politik Jokowi menjelang Pemilu 2029.
Lanjut Amien, Jokowi memiliki kepentingan agar duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dapat berlanjut pada Pemilu Presiden 2029.
Source link
