News

Ketua Kagama Cirebon: Ahmad Khozinudin Benar, Roy Suryo dan Tifa Kini Fokus Selamatkan Diri



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagia, menyatakan sependapat dengan pandangan praktisi hukum Ahmad Khozinudin terkait arah perjuangan Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyasumma dalam perkara dugaan ijazah palsu Presiden ke-7, Jokowi.

Heru melihat ada perubahan orientasi dalam langkah hukum yang ditempuh Roy Suryo dan Dokter Tifa.

Dikatakan Heru, perjuangan yang semula disebut berfokus pada pembuktian keaslian ijazah Jokowi kini bergeser menjadi upaya penyelamatan diri dari jerat hukum.

Sebagai pengantar pandangannya, Heru mengaku pernah menjadi saksi dalam sebuah acara yang menghadirkan Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Sianipar, yang saat itu didampingi Ahmad Khozinudin.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional.

Seperti diketahui, dalam perkembangan perkara tersebut, Roy Suryo memecat Ahmad Khozinudin dari bagian tim kuasa hukum.

“Saya termasuk jadi saksi ketika Roy Suryo, Tifa dan Rismon dibawa oleh Ahmad Khozinudin di mana acara tersebut terjadi di Jakarta di Tugu Perjuangan. Di situ dihadiri oleh tokoh-tokoh yang notabenenya mantan jenderal dan hadir juga Kang Rizal Fadillah,” ujar Heru kepada fajar.co.id, Jumat (17/7/2026).

Kritik Ahmad Khozinudin Masuk Akal

Heru menyampaikan alasan mengapa dirinya sejalan dengan Ahmad Khozinudin. Baginya, kritik yang disampaikan mantan kuasa hukum Roy Suryo itu memiliki dasar yang rasional.

“Saya justru sependapat dengan Ahmad Khozinudin yang mengatakan bahwa Roy Suryo dan Tifa tidak lagi berfikir tentang bagaimana kebutuhan dan juga urgensinya serta keterlibatan Roy Suryo dan Tifa selama ini didampingi oleh rekan-rekan, seperti Ahmad Khozinudin dan juga tokoh-tokoh Islam lainnya,” ucapnya.

Ia melanjutkan bahwa perjuangan tersebut, menurut pandangannya, akhirnya berubah arah.

“Pada akhirnya harus runtuh dan bertekuk lutut dalam pragmatisme hukum itu sendiri,” tukasnya.

Heru juga mengutip tudingan Ahmad Khozinudin yang menurutnya menggambarkan bahwa kepentingan pribadi lebih diutamakan.

“Tuduhan Ahmad Khozinudin sangat rasional ketika Roy Suryo dan Tifa hanya berfikir secara pribadi, menyelamatkan dan bahkan mengambil kesempatan bagi mereka untuk hengkang, terhindar, dan mundur alon-alon dalam pentas dan panggung polemik ijazah Jokowi,” imbuhnya.

Langkah Praperadilan Roy Suryo Disoal

Heru turut menyentil langkah praperadilan yang diajukan Roy Suryo beberapa kali.

Kata dia, upaya tersebut patut dipertanyakan jika dikaitkan dengan tujuan awal pembuktian keaslian ijazah Jokowi.

“Pada akhirnya saya juga memprediksi peristiwa-peristiwa praperadilan yang dilakukan Roy Suryo berulang kali, dengan tokoh sentral pembelanya, tim advokatnya saudara Refly Harun,” bebernya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *