News

Kasus Jampidsus Dinilai Capai Antiklimaks, Penggambarannya Seperti Ejakulasi Dini



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Penulis dan perencana bisnis, Okki Sutanto, memberikan komentar menohok terkait kasus Jampidsus.

Lewat salah satu unggahan di akun media sosial Threads pribadinya, Okki Sutanto menggambarkan kasus ini cenderung mengalami “ejakulasi dini”.

Menurutnya, kesimpulan tersebut didapat setelah membaca pemaparan Tempo yang menyebut kasus ini berakhir antiklimaks.

“Setelah baca @tempodotco jadi gak heran kenapa kasus Jampidsus berakhir antiklimaks, cenderung ejakulasi dini,” tulisnya, dikutip Rabu (15/7/2026).

Ada beberapa poin penting yang disebutnya menjadi penyebab kasus ini berakhir antiklimaks.

Pertama, menurutnya, sejak awal kasus ini memang tidak bertujuan untuk penegakan hukum.

Belum lagi faktor lain yang disebutnya sebagai adanya ketersinggungan dari pihak kepolisian atas pernyataan pihak Jampidsus.

Kemudian, purnawirawan polisi mulai ditangkap, bahkan jenderal polisi aktif dicokok. Hal itu, menurutnya, memicu aksi balas dendam terhadap Jampidsus.

Dari situlah situasi kemudian berlanjut dan semakin memanas antara kedua institusi hingga akhirnya berakhir antiklimaks.

Setelah mencapai antiklimaks, menurutnya, bisa saja terjadi kesepakatan di antara kedua belah pihak agar situasi kembali tenang.

“Kenapa?
– dari awal ini bukan soal penegakan hukum.
– penyebabnya karena polisi tersinggung ‘disikat’ habis sama Jampidsus di perkara BGN/MBG.
– banyak purnawirawan polisi ditangkep-tangkepin.
– bahkan ada jenderal polisi aktif dicokok tanpa ‘izin’ dulu ke kepolisian.
– akhirnya balas dendam ke Jampidsusnya.
– deal-dealan biar ke depan saling ‘hormat’.
– semua senang, semua menang.
– yang kalah? WNI,” terangnya.

(Erfyansyah/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *