News

Amien Rais Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sebut PN Jakarta Timur Memalukan Jika Tidak



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kembali bicara terkait jalannya proses hukum yang menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyassuma dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi.

Amien mengatakan, sidang tersebut tidak semestinya berjalan tanpa menghadirkan Jokowi beserta ijazah yang menjadi pokok kontroversi.

Ia menyampaikan pandangannya bahwa inti persoalan yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur adalah dugaan ijazah palsu yang selama ini diperdebatkan.

“Perkara pokok atau masalah pokok di Pengadilan Negeri Jakarta Timur adalah kontroversi ijazah Jokowi yang diduga palsu,” ujar Amien, dikutip fajar.co.id, Senin (6/7/2026).

Jokowi Semestinya Hadir di Persidangan

Amien menegaskan, kehadiran Roy Suryo dan Dokter Tifa sebagai pihak yang diproses hukum seharusnya diimbangi dengan kehadiran Jokowi di ruang sidang.

“Nah, Dokter Tifa dan Roy Suryo sudah diseret ke pengadilan, tetapi Mukidi tetap berleha-leha, ketawa-ketiwi tanpa henti. Mukidi atau Jokowi itu sudah menipu 280 juta rakyat karena tidak memenuhi janjinya,” tutur Amien.

“Janjinya akan membawa ijazah aslinya berupa ijazah SD, SMP, SMA, dan S1 Fakultas Kehutanan UGM di forum pengadilan,” tambahnya.

Ia berpandangan, proses persidangan belum layak dimulai sebelum Jokowi hadir dengan membawa dokumen yang dipersoalkan.

“Sesungguhnya proses pengadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur sekarang ini tidak bisa dimulai tanpa kehadiran Jokowi dengan sekaligus membawa ijazah-ijazahnya,” cetusnya.

Sebut Persidangan Paling Aneh

Tidak berhenti di situ, Amien juga melontarkan kritik terhadap jalannya persidangan yang menurutnya tidak lazim.

“Ini jadi pengadilan yang paling aneh di seluruh kawasan Asia Tenggara. Si Mukidi ini tidak dihadirkan ke forum pengadilan, jadi ini sebuah pengadilan lucu, lebih lucu dari dagelan almarhum Basiyo, pelawak top Yogyakarta,” terangnya.

Amien mengaku khawatir terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.

Ia bahkan menyinggung kemungkinan adanya contempt of court apabila persidangan tetap berjalan tanpa menghadirkan Jokowi.

“Sebagai orang awam, saya khawatir hakim dan jaksa Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah melakukan contempt of court,” imbuhnya.

Amien mengatakan, apabila Roy Suryo dan Dokter Tifa dipidana tanpa Jokowi pernah dihadirkan dalam persidangan, hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi proses peradilan.

“Kalau sampai Roy Suryo dan Tifa dijadikan pidana tanpa pernah menghadirkan Jokowi, PN Jakarta Timur adalah pengadilan sesat, menyesatkan, dan memalukan,” kuncinya.

Sebelumnya, kuasa hukum Presiden ke-7 RI, Jokowi, Yakup Hasibuan, memastikan kliennya siap menghadiri persidangan pembuktian dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah.

Bahkan, Jokowi disebut akan membawa langsung dokumen ijazah aslinya untuk ditunjukkan di hadapan majelis hakim.

Yakup mengatakan, kesiapan tersebut merupakan bentuk penghormatan Jokowi terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.

Jokowi Siap Hadir di Persidangan

Yakup mengungkapkan, dirinya bersama tim kuasa hukum baru saja bertemu dengan Jokowi untuk membahas agenda persidangan.

Dalam pertemuan itu, Jokowi menyatakan kesiapannya untuk hadir secara langsung.

“Kemarin, perkemarin kami juga baru bertemu langsung dengan Pak Jokowi juga dan beliau menyatakan siap untuk hadir (menunjukkan ijazah di ruang sidang),” ujar Yakup, dikutip fajar.co.id, Jumat (3/7/2026).

Ia mengatakan, persidangan merupakan forum yang tepat untuk memperlihatkan dokumen yang selama ini menjadi polemik di ruang publik.

“Tentunya merupakan, kembali lagi, merupakan penghormatan beliau dapat menunjukkan ijazahnya di forum yang sangat terhormat ini dan forum yang valid,” tukasnya.

Yakup juga menyinggung berbagai tuntutan yang selama ini ditujukan kepada Jokowi agar memperlihatkan ijazahnya.

“Karena selama ini Pak Jokowi diserang berbagai narasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, menurut kami, untuk menunjukkan di forum-forum yang menurut kami juga tidak benar,” jelasnya.

Karena itu, ia menyebut Jokowi justru menyambut kesempatan untuk memperlihatkan ijazahnya melalui mekanisme persidangan.

“Dan sekarang kami mendapatkan kesempatan untuk menghadirkan ijazahnya di forum yang terhormat ini dan Pak Jokowi sangat menghormati itu dan sangat menunggu waktu itu nanti,” imbuhnya.

Ijazah SD hingga UGM Akan Dibawa

Saat ditanya apakah Jokowi akan membawa langsung ijazah aslinya ke ruang sidang, Yakup memberikan jawaban tegas.

Ia menjelaskan, ijazah SMA dan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sebelumnya telah disita penyidik juga akan dihadirkan oleh jaksa penuntut umum dalam persidangan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *