Diblokir, Akun Spill Outfit Pejabat Justru Makin Gencar Soroti Komdigi

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Akun Instagram Cabinet Couture yang dikenal kerap membongkar harga outfit mewah para pejabat kembali menjadi perhatian publik.
Setelah akun utamanya disebut mengalami pembatasan akses (geo-restriction), muncul akun cadangan yang langsung mengarahkan sorotan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Informasi tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram Unframed.it yang menampilkan tangkapan layar akun cadangan @cabinetcouture_season2 beserta aktivitas terbarunya.
Akun Cadangan Langsung Singgung Komdigi
Dalam bio akun cadangan itu tertulis bahwa akun utama @cabinetcouture_idn diblokir oleh Komdigi.
Akun tersebut juga menyematkan keterangan sebagai backup account.
Tidak lama setelah aktif, akun itu disebut langsung mengunggah konten yang membahas outfit para pejabat di lingkungan Komdigi.
Hal ini sontak memunculkan anggapan di media sosial bahwa akun tersebut meningkatkan kritiknya terhadap Komdigi setelah akun utamanya dibatasi akses di Indonesia.
Berencana Buka Data Situs yang Diblokir
Tidak hanya membahas outfit pejabat, akun tersebut juga menyatakan rencana untuk merilis daftar jutaan situs yang disebut telah diblokir oleh Komdigi.
Menurut unggahan yang dikutip Unframed.it, pengelola akun menilai data tersebut semestinya dapat diketahui publik, bukan disembunyikan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Komdigi terkait klaim maupun rencana yang disampaikan akun tersebut.
Sebelumnya, untuk meredam sorotan negatif terhadap pemerintah, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI secara resmi menggandeng puluhan platform digital yang tergabung dalam New Media Forum.
Seperti diketahui, Indonesia tengah menghadapi perubahan budaya dalam menyampaikan informasi dan pendapat di era digital.
Sederet platform digital atau yang populer disebut homeless media kini bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjangkau generasi muda di ruang digital.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyebut pihaknya menggandeng homeless media untuk mengubah pola komunikasi masyarakat yang kini semakin bergeser dari media konvensional menuju platform digital.
“Kehadiran teman-teman New Media Forum mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya,” kata Qodari saat jumpa pers pada Rabu, 6 Mei 2026.
Dia mengungkapkan, komunikasi publik saat ini tidak lagi dapat mengandalkan media konvensional semata karena masyarakat kini banyak mengonsumsi informasi melalui media sosial dan platform digital.
“Tidak hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal-kanal digital yang pada hari ini telah menjadi realita media atau realita komunikasi digital sebagai bentuk dari perkembangan teknologi dan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.
Source link
